Foto net.

TRANSTIPO.com, Mamasa – Menindaklanjuti program kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, dalam memajukan kualitas pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, bakal meningkatkan pengwasan dan pembangunan karakter.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa H. Muhammad Syukur saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin 13 Januari 2020, siang.

Menurut Syukur, untuk tahun 2020 ditekankan bagaimana membangun pribadi yang jujur disemua tingkatan, baik fungsi selaku Dinas Pendidikan hingga ke guru-guru agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh kejujuran.

Dikatakan Syukur, konsep memajukan pendidikan tidak lepas dari pembangunan karakter, dimulai dari guru-guru itu sendiri hingga ke siswa, olehnya itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan kerja dengan maksimal oleh guru-guru, demi terbangunnya pendidikan.

Syukur mengatakan, sebagaimana telah disampaikan Menteri Pendidikan, dalam menerapkan pembelajaran kurangi teori, berbicara, melainkan perbanyak kerja. Sehingga pekerjaan fokus bagaiman menuntaskan pembelajaran efektif dengan mengacu pada kurikulum yang masih berjalan, sembari menunggu kurikulum baru nantinya.

Selain itu kata Syukur, juga pembangunan sarana dan prasarana dibeberapa sekolah akan diprioritaskan utamanya Ruang Kegiatan Belajar (RKB). Hal ini juga merupakan kebutuhan pokok dalam membangun sistem pendidikan.

Kata Syukur, penambahan RKB juga rehabilitasi rumah guru akan dibuat dalam analisis berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sesuai dengan tingkat kerusakan di masing-masing sekolah.

Syukur menyebutkan, anggaran pembangunan sarana dan prasarana pendidikan ditahun 2020 meningkat dari tahun sebelumnya akan digunakan untuk pembangunan rehabilitasi sekolah yang dianggap rusak. Namun, Syukur tidak menyebutkan secara rinci anggaran yang meningkat ditahun 2020 ini.

Khusus untuk tenaga pendidik kata Syukur, pihaknya telah menganggarkan pengangkatan beberapa guru kontrak untuk sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru.

“Yang pasti segala kebutuhan sekolah yang tersebar di Kabupaten Mamasa yang dapat kami penuhi sesuai program kementerian, akan kami upayakan semaksimal mungkin sebagai upaya memajukan pendidikan di daerah Kabupaten Mamasa ini,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR