Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon memberi sambutan sekaligus membuka Pelatihan Revolusi Mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Senin, 12 November 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat. (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Revolusi Mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Senin, 12 November 2018.

Acara Pelatihan Revolusi Mental ini digelar di Hotel Berkah, Jalan Soekarno Hatta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Hadir dan sekaligus membuka acara pelatihan adalah Kepala BPSDM Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon. Ia didampingi oleh Kepala Bidang Diklat Managerial dan Fungsional BPSDM Sulawesi Barat.

Yang bertindak selaku Narasumber adalah Widyaiswara dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPDSM) Pusat yakni Bayu Erlangga.

Muhammad Nur adalah Kepala Bidang Diklat Managerial dan Fungsional BPSDM Sulawesi Barat yang juga KetuaPanitia mengatakan, pelaksanaan kegiatan Revolusi Mental lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dilaksanakan mulai tanggal 12 s.d. tanggal 16 November 2018, dimana peserta yang ikut sebanyak 30 Orang.

Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon (tengah) memasangkan atribut peserta kepada salah seorang peserta pelatihan seusai pembukaan Pelatihan Revolusi Mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Senin, 12 November 2018. (Foto: Istimewa)

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari ke depan yang diikuti 30 orang peserta, semuanya berasal dari lingkup lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” jelas Muhammad Nur.

Menurut Kepala Bidang Diklat Managerial dan Fungsional BPSDM Sulawesi Barat Muhammad Nur, ada enam tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini yaitu:

Pertama, memahami Indonesia sebagai negara bangsa dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya di tempat kerja. Kedua, menjabarkaan cita-cita dan tujuan bernegara. Ketiga, memahaami Revolusi Mental Indonesia. Keempat, menerapkan nilai-nilai Revolusi Mental. Kelima, menganalisis pelaksanaaan area perjuangan Revolusi Mental berdasarkan tugas dan fungsinya. Keenam, menerapkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Diwawancarai di tempat yang sama usai membuka acara, Kepala BPSDM Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon mengatakan, acara ini diikuti oleh pegawai Eselon IV lingkup lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Foto bersama usai pembukaan Pelatihan Revolusi Mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Senin, 12 November 2018. Ki-Ka (depan): Kepala Bidang Diklat Managerial dan Fungsional BPSDM Sulawesi Barat Muhammad Nur, Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon, dan Widyaiswara sebagai Narasumber dari Pusat yakni Bayu Erlangga. (Foto: Istimewa)

Menurut Dr. Yakub F. Solon, ini wajib dilaksanakan karena ini instruksi langsung dari Presiden RI. Dan, ini menjadi perhatian oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Salah satu buktinya, sebutnya, ada Widyaiswara sebagai Narasumber dan itu utusan langsung dari pusat.

“Sudah beberapa kegiatan yang kita lakukan, itu terus-menerus Kementerian Dalam Negeri dan Kepala BPSDM dari Pusat merespon dan membantu kami dalam penyelenggaraan,” ujar Dr. Yakub F. Solon.

Ia juga mengatakan bahwa tidak ada kegiatan kami yang tidak kami laporkan, baik sebelum dan sesudah kegiatan, seperti yang kita lakukan sekarang ini, itu bisa dilihat secara online, dan sebentar itu pasti akan ditanggapi langsung oleh Kepala BPSDM Pusat,” tutup Dr. Yakub F. Solon. Advertorial

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR