Silaturahmi jajaran Bawaslu Sulbar ke Kantor KPU Sulbar, Selasa, 3 Oktober 2017. Pertemuan perdana kedua lembaga kepemiluan di Sulbar ini hangatkan suasana untuk pesta demokrasi formal lima tahunan di semua level. Pada gambar di atas, Usman Suhuriah (depan, kanan) dan Sulfan Sulo (depan, kiri). (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pemilihan Umum (Pemilu)—di Indonesia—tak bisa dipisahkan dengan dua institusi formal ini: Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Karena ini di provinsi yang baru mekar dari Sulsel—provinsi induk—pada 2004 silam, maka sebutannya KPU Sulbar dan Bawaslu. Sebutan lainnya komisioner, masing-masing melekat pada keduanya pula.

Ketika berlangsung silaturahmi kedua lembaga komisioner kepemiluan ini, itu hal wajar—untuk tidak menyebut wajib adanya.

Pada Selasa, 3 Oktober 2017, kemarin, KPU Sulbar dengan Bawaslu Sulbar bersilaturahmi untuk kali pertama, perdana.

KPU Sulbar yang diketuai Usman Suhuriah jadi tuan rumah kali ini. Yang datang berkunjung adalah pihak Bawaslu Sulbar.

Dipimpin Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo. Lengkap sebab ikut pula dua anggota lainnya, yakni Ansharullah A. Lidda (Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran) dan Supriadi Narno (Koordinator Divisi Pencegahan Hubungan Antar Lembaga).

Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo mengatakan, kedatangannya menemui komisioner KPU Sulbar dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus membangun kesepahaman dalam menegakkan aturan menghadapi Pilkada, di Kabupaten Polman dan Kabupaten Mamasa, dan Pileg-Pilpres 2019.

“Mengingat keberadaan kami bertiga masih baru di Bawaslu Sulbar,” kata Sulfan Sulo menerangkan “keluarga kecilnya” yang dipimpinnya itu.

Supriadi Narno dan Ansharullah A. Lidda juga beri tuturan senada. “Hubungan kelembagaan maupun personal sangat penting dijaga agar tercipta suasana yang harmonis antar kedua lembaga, dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas kita masing-masing,” katanya.

Sebagai tuan rumah, begini apresiasi sambutan Usman Suhuriah.

“Pertemuan ini akan menjadi dasar dalam membangun kesepahaman khususnya dalam menyatukan persepsi terhadap norma kepemiluan di setiap tahapan yang sedang berjalan. Komisioner kedua lembaga pun sepakat membangun koordinasi yang lebih intens ke depan,” kata Ketua KPU Sulbar ini menyudahi.

HUMAS BAWASLU/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR