Ka-Ki: Kepala DKP Sulbar Parman Parakkasi, Sekprov Sulbar Dr. Muhammad Idris DP, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar sedang menguji coba motor pa’gandeng ikan yang akan diserhaknan kepada sejumlah nelayan di halaman Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 25 Januari 2019. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar yang didampinggi Sekprov Sulawesi Barat (Sulbar) Dr. Muhammad Idris DP dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar (DKP) Parman Parakkasi menyerahkan bantuan sarana pemasaran ikan atau motor pa’gandeng ikan secara simbolis kepada kelompok pemasaran ikan di Sulbar, Jumat, 25 Januari 2019.

Acara penyerahan bantuan motor pa’gandeng digelar di lapangan upacara Kantor Gubernur Sulbar yang dihadiri sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Bantuan sarana pemasaran ikan tersebut merupakan bantuan hibah Pemprov Sulbar pada tahun anggaran 2018 melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar.

Ali Baal Masdar mengatakan pemberian motor pa’gandeng tersebut sebagai bentuk kepedulian kita terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulbar.

“Kebetulan di Sulbarbanyak stunting mungkin karena kurang gizi, sehingga kita berpikir untuk siapkan anggaran untuk dibelikan motor agar ikan-ikan dapat tersebar di pelesok-pelosok desa,” terang Ali Baal Masdar.

Ia mengatakan, selain itu juga alasan mengapa kita membagikan motor pa’gandeng ini karena masih ada motor yang digunakan itu adalah motor sewaan sehingga kita juga berpikir bagaimana mereka punya sendiri sehingga penghasilannya itu full mereka semua yang dapat.

“Dengan motor yang kita berikan ini, semua penghasilan mereka yang ambil tanpa dibagi dengan orang lain, sehingga dengan sendirinya ekonomi juga mereka dengan sendirinya akan berubah,” harap Ali Baal Masdar.

Mantan Bupati Polewali Mandar tersebut berpesan, agar sarana yang telah diberikan tersebut dapat dijaga, dirawat dengan baik, serta berharap dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulaweai Barat, Parman Parakkasi mengatakan, pemberian bantuan tersebut, sebagai salah satu upaya menekan angka stunting di Sulbar.

“Makin banyak masyarakat mengkonsumsi ikan, terutama yang berada di pelosok, maka permasalahan stunting dapat diatasi,” tandas Parman Parakkasi.

Melalui kesempatan itu, Parman mengungkapkan, kelompok pemasaran ikan yang mendapatkan bantuan tersebut, merupakan yang terpilih dari sekian banyak yang mengajukan permohonan kepada pihaknya.

“Untuk tahun 2018 bantuan yang diserahkan sebanyak 23 unit motor dimana terdiri dari 21 kelompok yang ada di Sulbar,” terang Parman.

Parman juga menambahkan, jika di tahun ini rencananya Dinas Kelautan dan Perikanan kembali akan mengadakan bantuan serupa dengan jumlah yang lebih banyak yaitu 40 unit motor.

“2019 bantuan yang kita rencanakan itu akan lebih banyak yaitu 40 unit motor,” Jelas Parman.

Parman menghimbau kepada seluruh pa’gandeng ikan yang ada di Sulbar yang benar-benar membutuhkan untuk segera memasukan proposal dengan membentuk kelompok terlebih dahulu. Kemudian memasukkan permintaannya melalui dinas yang ada di kabupaten, kemudian dari kabupaten akan mengusulkan ke kami, dan kami akan langsung turun verifikasi apakah layak menerima atau tidak.

Diketahui data bantuan kelompok 2018 untuk setiap kabupaten yaitu 14 kelompok di Kabupaten Mamuju, 3 kelompok di Kabupaten Pasangkayu, 2 kelompok di Kabupaten Polewali Mandar, dan 2 kelompok di Kabupaten Mamasa.

Sedangkan 2 kabupaten tidak mendapatkan bantuan karena mereka tidak ada usulan atau permintaan melalui dinas terkait yang diusulkan ke kami.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR