Pemateri dalam kegiatan Workshop Pengembangan Kompetensi Seni dan Teater yang berlangsung di Hotel Mutiara, Mamuju, dibuka pada 25 Juli 2017. Yang bertindak selaku Moderator adalah Arnida (tengah), perwakilan dari UPTD Taman Budaya Diknasbus Sulawesi Barat. (Foto: Risman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya mengembangkan potensi seni melalui UPTD Taman Budaya.

Hal ini mengemuka dalam gelaran Workshop Pengembangan Kompetensi Seni dan Teater yang berlangsung di Hotel Mutiara, Mamuju, dibuka pada 25 Juli 2017. Kegiatan akan berlangsung selama empat hari.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar H. A. Ahmad Syukri Tammalele, didampingi oleh Kepala UPTD Taman Budaya Hj. Taufiani Burhanuddin.

Adapun peserta Workshop kali ini, yakni guru seni yang berasal dari enam kabuparen di Provinsi Sulawesi Barat.

Salah seorang Narasumber, Yudistira mengatakan, Provinsi Sulawesi Barat memiliki potensi yang besar karena memiliki kebudayaan yang beragam.

“Sulawesi Barat memiliki beragam budaya, dan pastinya akan diikuti  perkembangan seni pula,  baik itu seni tari, seni rupa, musik, teater dan seni pertunjukan lainnya,” kata Yudistira.

Masih kata Yudistita, olehnya itu Sulawesi Barat memerlukan sumberdaya yang mempunyai keterampilan dan kemampuan untuk mengelolah sumberdaya yang ada.

“Tanpa sumberdaya yang baik, yakin dan percaya berkembangan seni di Sulawesi Barat tidak akan berjalan secara maksimal,” katanya.

Menurutnya, yang paling penting juga adalah pemerintah harus sering melakukan Workshop untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi seperti yang dilakukan saat ini.

Peserta kegiatan Workshop Pengembangan Kompetensi Seni dan Teater yang berlangsung di Hotel Mutiara, Mamuju, dibuka pada 25 Juli 2017. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari.

Dengan kegiatan ini, katanya, ia berharap ke depan Sulawesi Barat akan melahirkan seniman-seniman yang kreatif untuk dapat mengangkat seni dan budaya daerah di Sulawesi Barat.

“Saya juga berharap kepada pemerintah, karena bagi saya pemerintah adalah semacam unsur yang memberdayakan potensi yang ada kepada setiap seniman-senimannya,” kata Yudistira lagi.

Olehnya itu, pintanya, pemerintah harus membuat program-program yang bisa membantu secara cepat dalam meningkatkan keterampilan para seniman-seniman kita.

“Saya yakin akan banyak seniman yang akan lahir nantinya,” aku Yudistira, menutup perbincangan. Advertorial

RISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR