Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni (tengah) memimpin rapat terkait kunjungan Wantimpres di Sulawesi Barat, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Mamuju, Selasa, 20 Februari 2018. (Foto: Humas)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni menggelar rapat koordinasi dalam rangka kunjungan kerja Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ke Wakil Gubernur Sulawesi Barat, 22-23 Februari 2018.

Enny Anggraeny saat memimpin rapat di ruang kerjanya, Selasa, 20 Februari 2018, mengemukakan, kunjungan kerja Dewan Pertimbangan Presiden tersebut dalam rangka meninjau dan menggali informasi mengenai tantangan dalam pengembangan subsektor perkebunan kakao dan jagung, serta subsektor perikanan di Sulawesi Barat.

Dalam jadwal kunjungan kerja tentative, Kabupaten Mamuju Tengah tak masuk dalam agenda kunjungan Wantimpres, tapi jadi pertimbangan bahwa Kabupaten Mamuju Tengah berpotensi dalam pengembangan tanaman jagung dan kakao.

Menurut Enny, perlu dikoordinasikan dari semua yang terkait dalam kegiatan itu. Sesuai dengan jadwal, ada beberapa dinas dan asosiasi serta perwakilan yang harus hadir, masing- masing:

Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten mamuju, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamuju, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Barat, Kepala Benih Ikan Pantai Sulawesi Barat, Ketua Asosiaasi Petani Kakao Indonesia Sulawesi Barat, Ketua Asosiasi Petani jagung Sulawesi Barat, perwakilan Pengusaha Makanan Ternak Sulawesi Barat, perwakilan Nelayan Sulawesi Barat, dan perwakilan Pengusaha Pengolahan Ikan Sulawesi Barat.

“Kita harapkan kegiatan ini memberikan kesan yang positif kepada mereka yang datang, dan bisa memberikan manfaat yang besar bagi Sulawesi Barat,” harap orang nomor dua Sulawesi Barat ini.

Dalam kegiatan tersebut, akan ada peninjauan lokasi, serta diskusi untuk menyerap aspirasi dari perwakilan petani kakao, nelayan, tambak udang, dan pembudidayaan ikan bandeng di Kecamatan Kalukku.

“Saya mengharapkan kepada kabupaten, kalau ada tamu atau pun yang lainnya, tolong didiskusikan atau dikoordinasikan dengan provinsi, karena kita tidak mau ada kesan dari tamu bahwa kabupaten dan provinsi tidak berkoordinasi. Kita tidak mencampuri kabupaten, tapi provinsi harus tahu karena program kabupaten adalah juga program provinsi begitu pula sebaliknya,” tegas Enny.

Dalam rapat turut hadir Assiten II Agussalim Tamadjoe, Asisten III Djamila, Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Sulawesi Barat Hamza, Kadis Perikanan dan Kelautan Sulawesi Barat Parman Parakkasi, Kepala Bappeda Dr. Junda Maulana, Kepala DKP Kabupaten Mamuju Tengah Amrullah, Kabag Humas Mamuju Tengah Irwan Susanto, Kabag Humas Kabupaten Mamuju Muh. Ibnu Waseso, serta sejumlah undangan.

ISHAK Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR