Kampanye Akbar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Barat yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Senin, 25 Maret 2019. (Foto: Arisman)
Kampanye Akbar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Barat yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Senin, 25 Maret 2019. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh hadir menyampaikan orasi politik dalam kampanye akbar DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Senin, 25 Maret 2019.

Kampanye akbar Partai Nasdem Sulbar ini dihadiri banyak orang dan sejumlah kader Partai Nasdem di Sulbar, termasuk seluruh caleg dari partai ini.

Surya Paloh memulai orasinya dengan menyerukan agar Partai Nasdem menyukseskan pemilu pada 17 April 2019. Surya menyebutkan, ini adalah pemilu serentak nasional yang pertama sejak lahirnya bangsa dan Negara kita.

“Saya bersama dengan saudara-saudara yang saya kenal dalam sejarahnya, baik yang berasal dari suku Mandar, Bugis, Makassar maupun Toraja, semuanya hampir  mempunyai kesatuan dan kesamaan yaitu para pejuang dan para pemberani,” sebut Surya Paloh.

Dalam suara khasnya yang kadang meninggi, datar, serak-serak dalam, dengan mimik yang serius, Surya Paloh menyemburkan satu semangat dengan mengatakan, “Sejarah telah membuktikan, sejak zaman dahulu kala pelaut -pelaut Mandar, Bugis, Makassar , dan Toraja mampu dengan perahu cadik dan Sandeq dalam kecepatan tinggi—melalui laut dan gelombang yang cukup besar—mampu berlayar bukan hanya di wilayah teritorial dalam negeri kita, tapi sampai jauh ke Afrika Selatan,” sebut Surya Paloh.

Dengan suara yang lantang pula, Surya mengatakan jika bangsa ini memerlukan anak -anak negeri yang punya kemampuan dan keberanian diri. Keberanian diri itu bukan hanya maju ke medan peperangan, tapi keberanian diri untuk hidup, keberanian diri untuk berjuang, berani mengatakan yang salah itu adalah salah dan yang benar adalah yang benar. Itulah seorang yang pemberani.

“Kita membutuhkan rakyat atau masyarakat Indonesia yang memiliki sikap seorang pemberani, bukan seperti orang pengecut. Dan, lagi-lagi saya katakana, kita tidak butuh orang pengecut di negeri ini, yang kita butuh ialah orang yang pemberani, yang berani mengatakan dirinya salah jika memang ia salah,” jelas Surya Paloh.

Masih Surya, perjalanan kehidupan bangsa telah memberikan catatan kepada kita  dan pemimpin yang silih berganti, tetapi negara ini tetap utuh sebagai Negara Kesatuan.

“Pemimpin boleh datang silih berganti tapi yang tak boleh berganti ialah negeri ini dengan konsep NKRI,” dengung Surya dalam orasinya.

Ia mengaku sengaja datang ke Sulawesi Barat ini untuk menekankan kepada saudara-saudara bahwa dalam pemilu 17 April mendatang, kita diwajibkab sebagai warga negara yang baik untuk mempergunakan hak politik kita.

Di penghujung orasinya, Ketua Umum DPP Partai Nasdem ini mengatakan jika partai Nasdem mempunyai harapan yang besar di pemilu 17 April, “Insya Allah kita akan berikan kabar baik kepada seluruh saudara-saudara kita, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri, bahwa Nasdem berhasil mendapatkan mandat dari rakyat dan membuktikan bahwa partai ini jauh lebih baik peringkatnya dibandingkan hasil pemilu yang pernah dilalui.”

“Olehnya itu kita membutuhkan kerjasama yang baik, di mana di Sulawesi Barat di bawah komando H. Anwar Adnan Saleh, yang memang saya harapkan, saya yakini  sebagai tokoh di Provinsi Sulawesi Barat, mampu mengajak saudara-saudara dan kawan-kawan yang ada ada di Sulawesi Barat,” jelas Surya Paloh.

Dalam penutup orasinya di Anjungan Pantai Manakarra itu, Surya menyeru, “Marilah bersama-bersama mengikat pinggang dengan satu tekat: 17 April mendatang Nasdem harus memenangkan kompetisi di Provinsi Sulawesi Barat.”

Kampanye akbar Partai Nasdem ini turut diprakarsai dan sekaligus dihadiri oleh Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Barat H. Habsi Wahid, bersama seluruh jajarannya di provinsi dan semua kabupaten.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR