Penjabat Gubernur Sulbar Carlo Brix Tewu saat jumpa pers di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa sore, 3 Januari 2017. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Minggu ini, Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Irjen Pol Carlo Brix Tewu kunjungi sejumlah kabupaten di Sulawesi Barat. Pada Rabu dan Kamis, 10 dan11 Januari 2017, Carlo Brix Tewu kunjungi Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Selanjutnya, pada Kamis, 12 Januari, Carlo Brix Tewu lanjutkan road show ke Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Dihadapan Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Bupati Mamasa Drs. H. Ramlan Badawi menyampaikan, kunjungan ini sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Mamasa.

“Ini merupakan penyemangat dan angin segar bagi mereka,” kata Bupati Mamasa Drs. H. Ramlan Badawi. Pada kesempatan ini, Ramlan Badawi sampaikan keadaan infrastruktur jalan ke Mamasa, jaringan internet yang belum bisa menjangkau keseluruhan wilayah disebabkan tower yang belum tersedia pada semua titik, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit yang belum memadai, dan juga soal narkoba.

Ramlan Badawi juga tak lupa sampaikan, kondisi geografis Mamasa yang berada di wilayah pegunungan, masih sangat membutuhkan akses dari segala sektor. Kabupaten Mamasa terdiri dari 17 Kecamatan, 168 Desa, dan 13 Kelurahan.

Kepada Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Ramlan Badawi juga sampaikan, menghadapi Pilgub Sulawesi Barat Tahun 2017 dirinya sebagai Bupati telah menindaklanjuti perintah Gubernur dalam rangka menyampaikan kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk netral kepada semua Paslon.

“Perbedaan pilihan boleh saja terjadi, yang penting persaudaraan dan harmonisasi antara satu dengan lainnya tetap terjaga. Hal itu sudah terjalin sejak dulu hingga saat ini. Begitu juga kerukunan antarumat beragama dan kedamaian antara satu dan lainnya di Mamasa ini sangat luar biasa. Kami boleh berbeda, tapi tidak ada pemaksaan pilihan dan kehendak,” kata Ramlan Badawi.

Pj. Gubernur Sulawesi Barat Carlo Brix Tewu menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa, bahwa kondisi ASN di Kabupaten Mamasa dan daerah lain di Sulawesi Barat saat ini memang masih sangat banyak yang perlu dibenahi.

Salah satunya adalah SDM. Pada beberapa media dijumpai ASN banyak yang berhadapan dengan hukum. Hal lain yang juga memerlukan perhatian adalah meningkatkan sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten sehingga roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya.

Kepada ASN, Carlo Brix tewu menekankan untuk tidak melakukan korupsi waktu dalam bekerja. Carlo Brix Tewu tekankan agar ASN di Pemerintah Kabupaten Mamasa harus disiplin masuk kerja (kantor) setiap hari kerja.

“Mari kita mematuhi peraturan dan disiplin terhadap hal-hal yang telah diatur. Bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan jangan korupsi waktu. Sudah ada inspektrorat pada setiap kabupaten yang telah dibentuk oleh pemerintah dalam mengawasi ASN untuk tidak melanggar aturan dan itu harus dipatuhi. Apalagi, saat ini pemerintah telah membentuk tim Saber Pungli, dan jangan coba-coba untuk melanggar kalau kita tidak mau kesamber oleh tim Saber Pungli,” tegas Carlo Brix Tewu.

Kepada semua pihak, termasuk ke Pemkab semua daerah di Sulawesi Barat, Carlo Brix Tewu telah mengeluarkan instruksi untuk menghindari yang namanya pungli. Untuk itu, diharapkan kepada semua pihak sedapat mungkin bagaimana caranya aparat pemerintah dapat membangun diri sendiri dan lingkungan mengarahkan bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga semua bisa terhindar dari pungli.

Terkait menghadapi Pilkada atau Pilgub Sulawesi Barat 2017, Carlo Brix Tewu terus menegaskan agar ASN mengedepankan netralitasnya dan menggunakan hak pilihnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

“Saya mohon bantuan dan kerjasama dari semua pihak, jangan ada sengketa. Kalau semua sudah berjalan lancar saya bisa kembali ke pusat,” tutur jenderal bintang dua ini.

Masih terkait persiapan Pilkada, Carlo juga menekankan, “Jangan sampe Logistik Pilgub Sulawesi Barat 2017 ada yang digandakan.

“Saya percaya dengan kepemimpinan bupati saat ini, semua pasti berjalan dengan lancar dan bekerja berdasarkan kebenaran, sesuai dengan slogan Sulbar Mellete Diatonganan,” kata Carlo Brix Tewu di Mamasa, Kamis, 12 Januari 2017.

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang berharap, pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan lancar. Hubungan silaturahmi harus dijaga,” tandas Nandang.

Kunjungan Kerja (Kunker) kali ini, selain didampingi Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol. Nandang, Danrem 14 Tatag Kol. Inf. Tandyo, Carlo Brix Tewu juga didampingi Asisten Tata Praja Pemerintah Sulawesi Barat Drs. H. Nur Alam Tahir, Kabinda Sulawesi Barat Drs. Hamzah, dan sejumlah pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR