Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon, M.Si sedang beri sambutan dalam kegiatan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Binaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap P2UPD dan POL-PP lingkup Pemprov Sulaweai Barat di Raung Pola Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat, 31 Agustus 2018. (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Binaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap Pejabat Pengawasan Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD) dan Polisi Pamong Praja (POL- PP) lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulaweai Barat pada Jumat, 31 Agustus 2018.

Acara yang dilaksanakan di Aula Lantai IV Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Perwakilan PPSDM Kemendagri Regional Makassar Drs. Laode M. Salmar dan beberapa Kepala OPD lingkup Pemprov Sulawesi Barat.

Hadir pula Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP ) Pemerintahan Dalam Negeri (PDN) Kemendagri, LSP-PDN BPSDM Sulawesi Barat, serta Asesor dari Provinsi Gorontalo yang akan melakukan sit-in.

Pembukaan kegiatan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Binaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap P2UPD dan POL-PP lingkup Pemprov Sulaweai Barat di Raung Pola Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat, 31 Agustus 2018. (Foto: Istimewa)

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Sulaweai Barat DR. Yakub F. Solon mengatakan, hari ini dilakukan pembukaan Uji Kompetensi P2UPD dan POL-PP tingkat Provinsi Sulaweai Barat Tahun 2018, setelah kemarin, 30 Agustus, sudah dilakukan pembekalan terhadap para perserta.

“Ujian Kompentensi bagi P2UPD dan POL-PP tingkat provinsi diselenggarakan LPS – PDN BPSDM Sulaweai Barat kerjasama dengan LPS-PDM Kemendagri,” jelas Yakub F. Solon.

Yakub F. Solon juga mengatakan, tujuan kegiatan Ujian Kompotensi dilakukan untuk  inpassing pembentukan pejabat fungsional binaan Kemendagri dalam pengawasan terhadap penyelenggara, terutama dalam urusan pemerintan daerah, serta terwujudnya pegawai yang berkompeten dan bekerja secara profesional.

Peserta Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Binaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap P2UPD dan POL-PP lingkup Pemprov Sulaweai Barat di Raung Pola Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat, 31 Agustus 2018. (Foto: Istimewa)

“Semoga peserta yang ikut dalam ujian ini memberikan nilai yang terbaik dan mendapatkan sertifikasi dari Kemendagri sebagai pegawai yang berkompeten,” harap Yakub F. Solon.

Dari data yang ada, jumlah yang ikut dalam ujian kompetensi yang berasal dari 6 kabupaten se-Sulawesi Barat berjumlah 150 orang, dengan rincian sebagai berikut:

Satpol PP Sulawesi Barat 33 orang, P2UPD 3 orang, Satpol PP Kabupaten Mamuju 12 orang P2UPD, Satpol PP Kabupaten Majene kosong, dan P2UPD 6 orang.

Selanjutnya, Satpol PP Kabupaten Polewali Mandar 40 orang, P2UPD tidak ada, Satpol PP Satpol PP 8 Orang, P2UPD 11 orang, Satpol PP Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) kosong, P2UPD 3 orang, dan Satpol PP Kabupaten Pasangkayu 27 orang dan P2UPD 6 orang.

Peserta Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Binaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap P2UPD dan POL-PP lingkup Pemprov Sulaweai Barat di Raung Pola Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat, 31 Agustus 2018. (Foto: Istimewa)

Di tempat yang sama, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar menyampaikan agar peserta sepenuh hati dan semanagat mengikuti seluruh rangkaian ujian kompentisi  agar nantinya dapat mendapatkan hasil yang maksimal.

“Somoga semuanya lulus dan mendapatkan sertifikasi dari Kemendagri sebagai pegawai yang berkompeten,” ujar Ali Baal Masdar.

Di akhir sambutannya, Ali Bal Masdar berpesan kepada para peserta agar menjadi pegawai negeri yang baik, melayani dan juga mengapdikan diri pada masyarakat, bangsa dan Negara. Advertorial

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR