Kepala Kantor BI Perwakilan Sulbar Dadal Angkoro (kiri) dan Wagub Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar (tengah) hadir saat kegiatan Donor Darah di Kantor BI Perwakilan Sulbar, Mamuju, Kamis, 18 Januari 2018. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Mendonorkan darah merupakan suatu kehormatan bagi semua orang, dikarenakan hal tersebut mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

“Kegiatan donor darah ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi diri pribadi dan juga warga sekitar, sehingga akan tercipta suatu masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata Enny saat menghadiri kegiatan donor darah di Bank Indonesia Perwakilan Sulbar, Kamis, 18 Januari 2018.

Dikemukakan, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulbar tengah berusaha memberikan yang terbaik, terutama dalam bentuk unit transfuse darah di Sulbar.

Masih banyak peralatan-peralatan operasional unit transfuse darah yang belum dimilki oleh PMI Sulbar, seperti centrifuge, incubator, mikroskop, plasma esxtraktor dan reagensi uji saring.

Selaku orang kedua di Pemprov Sulbar tersebut, Enny sebut pemerintah setempat telah memberikan dukungan dan bantuan berupa pelatihan tenaga teknis, petugas UTD serta pengadaan kantor.

Kemudian pengadaan alat penunjang seperti dua unit mobil operasional unit transfuse darah dan satu unit blood refrigerator yang juga merupakan bantuan dari Bank Sulselbar.

“Perlu diketahui dana Pemprov Sulbar tidak bias menutupi kebutuhan PMI sekaligus, tapi pemerintah telah berusaha semaksimalnya terutama pengadaan Sekretariat PMI yang dalam waktu dekat akan diletakkan di Rumah Sakit Regional,” kata mantan Anggota DPR RI ini.

Menurutnya, sesuai data Kementerian Kesehatan tahun 2017, untuk standar WHO, jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah pertahun atau 2 persen jumlah penduduk Indonesia, sedangkan produksi darah dan komponennya saat ini sebanyak 4,1 juta kantong dari 3,4 juta donasi. Dari jumlah darah yang tersedia, 90 persen di antaranya berasal dari donasi sukarela.

Kepala Kantor BI Perwakilan Sulbar Dadal Angkoro menyampaikan, kegiatan donor darah memiliki makna yang sangat luas dan bermanfaat, dimana kegiatan tersebut bertujuan menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, berpahala dan sejahterah di seluruh lapisan masyarakat Sulbar.

“Kegiatan donor darah ini bagaimana menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui produktivitas donor darah,” kata Dadal.

FARID Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR