Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah (kanan) bersama Anggota KPU Sulbar Adi Arwan Alimin (kiri) dalam sebuah acara di Kantor KPU Sulbar, Mamuju, beberapa waktu lalu. (Foto: Zulkifli)

KPU Sulawesi Barat himbau Pemilih pastikan namanya terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementera (DPS).

TRANSTIPO.com, Mamuju – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menghimbau para pemilih untuk memastikan namanya apakah telah terdaftar dalam daftar pemilih sementara (DPS) atau masih terdapat warga yang memenuhi syarat untuk memilih namun belum terdaftar dalam DPS.

DPS ini akan diumumkan pada tanggal 10–19 November 2016. Untuk memastikan pemilih terdaftar dalam DPS, pemilih bisa datang ke kantor desa/kelurahan atau RT/RW untuk memastikan nama mereka terdaftar dalam DPS.

“Di situ masyarakat bisa datang ke desa/kelurahan atau bisa datang ke kantor RT/RW untuk melihat apakah mereka sudah terdaftar atau belum di lingkungan mereka,” kata Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah kepada transtipo.com sore tadi, Minggu, 6 November 2016.

Menurut Usman, selain di kantor desa/kelurahan atau RT/RW, pemilih juga dapat mengecek data pemilih yang diunggah ke situs web KPU RI—www.kpu.go.id.

“Nanti di situ ada data pemilih, tinggal kita ketik NIK (nomor induk kewarganegaraan) kita, kemudian muncul terdaftar atau belum. Itu nanti tanggal 10 sampai 19 November,” jelas Usman.

Menurutnya, apabila belum terdaftar, pemilih bisa datang ke kantor desa atau kelurahan untuk mendaftarkan diri. Petugas KPU di desa kelurahan akan mendata pemilih yang bersangkutan.

“Setelah itu, KPU Sulbar akan kembali memperbaiki DPS apabila ada pemilih yang belum terdaftar. Perbaikan DPS akan dilakukan pada 10–24 November 2016 sebelum akhirnya ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) pada 6 Desember 2016,” urai Usman Suhuriah.

Masih menurut Usman, KPU Sulbar menghimbau agar pemilih berpartisipasi aktif mengecek dan mendaftarkan diri mereka jika belum terdaftar sehingga pemilih bisa menggunakan hak pilih atau hak suaranya dalam pemungutan suara pada Pilgub Sulbar pada 15 Februari 2017.

“Perlu ditegaskan bahwa kalau sudah DPS diumumkan, maka masyarakatlah yang aktif berpartisipasi. Petugas KPU tidak akan lagi mendatangi rumah pemilih,” tutup Usman.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR