Sekprov Sulbar menyerahkan zakat kepada 1.250 orang di Mamuju pada Senin, 27 Mei 2019, hasil dari dana zakat yang dikumpul Baznas Sulbar. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyalurkan bantuan zakat kepada warga yang kurang mampu pada Senin, 27 Mei 2019.

Acara Penyerahan zakat kepada masyarakat kurang mampu dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris DP di Kantor Baznas Sulbar, Jl Martadinata Simboro, Mamuju.

Diwawancarai usai menyerahkan bantuan zakat tersebut, Muhammad Idris DP mengatakan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilakukan Baznas.

“Mareka sudah mencatat masyarakat yang berhak menerima zakat dan apa yang dilakukan Baznas kita patut apresiasi. Kita berharap tahun depan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa kita santuni,” ungkap Muh. Idris DP.

Ia menambahkan, semoga tahun depan ada peningkatan menyantuni masyarakat yang kurang mampu.

Menurut Idris, tahun lalu 1000 lebih, tahun depan harus 2000 atau bahkan 3000 orang yang sudah kita santuni.

“Saya berpesan agar Basnas terus bekerja keras agar potensi zakat yang berhak dan berkewajiban segera diloleksi dengan baik,” tutur Idris DP.

Di tempat yang sama, Ketua Baznas Sulbar Aminullah Ma’mun mengatakan, syukur alhamdulillah kita berharap dari tahun ke tahun pembayaran zakat meningkat.

“Dari tahun 2017 kita mengumpulkan zakat kurang lebih Rp1 miliar, kemudian tahun 2018 kita mengumpulkan zakat sekitar Rp1,2 miliar. Dan tahun ini kita harap penerimaan zakat di atas Rp1,5 miliar lebih,” terang Aminullah Ma’mun.

Menurutnya, pemberian zakat hari ini ada 2 jenis, yaitu beras sebanyak 10 kg dan uang tunai sebesar Rp100 ribu yang jumlah penerimanya sebanyak 1.250 orang.

“Kira-kita jumlah zakat yang kita keluarkan sekitar Rp125 juta dengan jumlah penerima sebanyak 1,250 orang,” ucapnya.

Selain itu, Aminullah Ma’mun, kita juga memberikan fakir miskin berupa bingkisan buka puasa beserta uang yang jumlahnya sekitat 125 orang, kemuadian pembagian makanan takjil di rumah sakit regional, rumah sakit umum daerah, masyarakat pinggiran, pembagian takjil di anjungan Manakarra yang jumlahnya sekitar 500 dos.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR