Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah (kanan) sedang diwawancara oleh salah seorang wartawan radio di Mamuju di Kantor KPU Sulbar, Kamis sore, 29 September 2016. (Foto: Andi Arwin)

TRANSTIPO.com, Mamuju – KPU Sulbar telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan tiga pasangan Cagub-Cawagub Sulbar 2017, hari ini, Kamis, 29 September 2016.

Sore tadi, tepat pukul 16.00 Wita, Kamis, 29 September, KPU Sulbar mengadakan rapat pleno sebagai cara dalam penerimaan hasil penelitian dan pemeriksaan kesehatan calon peserta Pilgub 2017 itu.

Hasil pemeriksaan kesehatan bakal calon yang telah resmi mendaftar di KPU Sulbar adalah salah satu persyaratan sebagai peserta Pilgub, yang hasilnya akan diumumkan secara terbuka pada 24 Oktober 2016 mendatang.

Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah membenarkan hal tersebut saat ditemui di Kantor KPU Sulbar, Mamuju, Sulbar, sore tadi. “Ya benar, hasil pemeriksaan kesehatan diterima KPU Sulbar pada hari ini. Dan KPU Sulbar akan umumkan hasil pemeriksaan kesehatan Cagub-Cawagub Sulbar pada 24 Oktober 2016,” kata Usman.

“Komisi Pemilihan Umum Sulbar resmi menerima berkas hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sulbar sejak kemarin, 28 September 2016. Namun, hasilnya tidak diumumkan langsung hari ini,” tambah Usman.

Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah (kedua dari kanan, kemeja putih) ketika bersama sejumlah wartawan di Kantor KPU Sulbar, Kamis sore, 29 September 2016. (Foto: Andi Arwin)
Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah (kedua dari kanan, kemeja putih) ketika bersama sejumlah wartawan di Kantor KPU Sulbar, Kamis sore, 29 September 2016. (Foto: Andi Arwin)

Menurut Usman, saat ini pihak KPU belum bisa komentar lebih jauh. Nanti tanggal 24 Oktober KPU Sulbar akan umumkan keseluruhan, apakah calon bersangkutan memenuhi persyaratan atau tidak.

“Hasil pemeriksaan kesehatan itu akan diumumkan bersamaan dengan persyaratan lain dari tiap pasangan calon. Hasil pemeriksaan kesehatan itu tidak akan diumumkan secara detail. Hanya secara umum apakah calon tersebut sehat secara jasmani, rohani, dan bebas narkoba atau tidak. Pernyataan sehat jasmani rohani dan bebas narkoba masing-masing disebut hasilnya. Untuk IDI menyebut mampu atau tidak mampu. BNPP menyebut tidak terindikasi atau terindikasi. Dan HIMPSI menyebut mampu atau tidak mampu,” beber Usman Suhuriah.

Usman menambahkan, hasil pemeriksaan medis misalnya fungsi organ, pihaknya tidak merilis akan merilis secara rinsi dengan alasan karena itu termasuk informasi yang dirahasiakan, kecuali atas izin yang bersangkutan atau ada perintah pengadilan. Jadi hanya dipublikasikan lolos atau tidak lolos.

“Mengenai hasil pemeriksaan kesehatan tiga pasangan calon itu Insya Allah menggembirakan, ya, pokoknya menggembirakan,” tutur Usman sembari tersenyum, yang membuat penasaran para awak media yang mengerubutinya.

Mantan Ketua KPU Polman ini mengatakan, pihaknya gembira sebab tim yang beranggotakan berbagai lembaga, seperti dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN), Himpunan Psikologi Sulselbar dan Rumah Sakit Wahidin juga telah menyerahkan kepada KPU Sulbar. Ini semua telah dilaksanakan.

“Tentu saja atas kerja sama tiga lembaga ini kami menganggap telah melaksanakan tugas dengan dedikasi penuh dan dilakukan dengan sangat teliti,” puji Usman.

ANDI ARWIN

TINGGALKAN KOMENTAR