Rapat Pansus DPRD Sulbar tentang Ranperda DAS yang dipimpin oleh Arman Salimin (kanan) di Ruang Komisi III DPRD Sulbar, Selasa, 14 Maret 2017. (Foto: Risman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Menindaklanjuti naskah Ranperda Daerah Aliran Sungai (DAS) yang diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam hal ini Sekretaris Provinsi Sulbar Drs. H. Ismail Zainuddin, M.Pd kepada  kepada Ketua DPRD Provinsi Sulbar H. Andi Mappangara, S.Sos pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulbar pada Selasa, 14 Maret 2017, maka Panitia Khusus (Pansus) DAS segera mengadakan rapat bersama OKP terkait.

Rapat Pansus DAS ini berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Sulbar pada Rabu, 15 Maret 2017. Rapat ini diikuti unsur Pansus, yakni Arman Salimin (Ketua Pansus), Hj. Andi Marini Ariakati, Hj. Fatmawati, dan anggota lainnya. Sementara dari OKP Pemprov Sulbar, yakni Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, Biro Hukum, Bappeda, Balitbanda, Bappeda, Bidang Perumaham dan Pemukiman serta Bidang Tata Ruang dan Bidang PSDA Dinas PU-PR.

Menurut penjelasan Arman Salimin, rapat ini bertujuan untuk mengagendakan rencana kunjungan langsung ke beberapa daerah terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DAS.

“Daerah yang akan dikunjungi, di antaranya Mamasa, Polewali Mandar (Polman), dan Mamuju Utara (Matra). Tiga kabupaten ini dianggap penting untuk dikunjungi karena terdapat sungai yang sering mengalami luapan,” kata Ketua Pansus Arman Salimin.

Seusai Rapat Pansus, Arman Salimin menjelaskan, kami (Tim Pansus, red) bersama OKP terkait sedang menentukan waktu untuk berkunjung ke beberapa daerah yang berkaitan dengan Ranperda DAS. Sebelum melaksanakan kunjungan, terlebih dahulu Tim Pansus akan melakukan studi banding ke Provinsi Sulsel. Kami memilih Sulsel sebab merupakan daerah terdekat dari Provinsi Sulbar.

“Kami dari Tim Pansus terlebih dahulu akan melakukan studi banding ke Sulsel karena Sulsel sudah lama punya Perda mengenai DAS, sedangkan kita di sini baru dalam tahap pembahasan. Setelah itu, kita langsung kunjungan ke daerah-daerah yang memiliki Derah Aliran Sungai yang dianggap rawan bencana,” jelas Arman Salimin.

Arman Salimin menambahkan, adapun daerah-daerah yang akan dikunjungi, berdasarkan data daerah ini memiliki DAS, yaitu Bendungan Sekka-Sekka di Polman, Sungai Lariang di Matra, dan sungai yang ada di Mamasa. Advertorial

SEKRETARIAT/HUMAS DPRD SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR