Penyerahan berkas pendaftaran hasil verifikasi di enam DPD se-Sulbar oleh perwakilan DPW Partai Nasdem Sulbar di Kantor DPP Partai Nasdem di Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2017. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Setelah melakukan tahapan verifikasi berkas di enam kabupaten, DPW Partai Nasdem Sulbar serahkan berkas ke DPP di Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2017.

Saat dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp, Ketua DPW Partai Nasdem Sulbar Abdul Rahim membenarkan jika penyerahan tanda terima pendaftaran Partai Nasdem ke DPP sudah selesai.

“Menjadi satu-satunya Parpol (Nasdem, red) yang mendaftar dengan kelengkapan berkas 100 persen,” aku Abdul Rahim kepada laman ini.

Ia menambahkan, penyerahan berkas itu dilakukan perwakilan DPW Nasdem Sulbar, dan mereka diterima oleh Wismen, ketua verifikator DPP Partai Nasdem.

Abdul Rahim menjelaskan, DPD Matra itu sudah selesai pada Jumat, 13 Oktober. Sedangkan empat DPD lainnya memasukkan seluruh dokumennya yang kurang pada Sabtu, 14 Oktober.

“Kekurangan itu sebenarnya tidak substansial karena selisih data KTA Sipol dengan Lampiran F2 yang diserahkan kemarin, sudah melampaui batas minimum 1/1000, penduduk makanya harus diperbaharui,” jelas Abdul Rahim.

Ia menambahkan, enam DPD memasukkan Data KTA ke Sipol lebih 50 persen. “Bahkan DPD Mamuju lebih 100 persen, itu menandakan semangat kami untuk bias mencapai tujan kami di 2019 mendatang itu besar,” sebut Abdul Rahim.

Selaku ketua DPW Nasdem, Abdul Rahim menyampaikan, “Terima kasih dan penghormatan kepada seluruh jajaran DPD, DPC, DPRT se-Sulbar yang dengan kerja keras, banting tulang, tidak mengenal siang dan malam selama ini, sehingga secara nasional oleh KPU pusat dinyatakan seluruh persyaratan administratif telah terpenuhi 100 persen tanpa catatan sedikit pun.”

Dengan begitu, mantan Sekretaris DPW Nasdem Sulbar ini patut bangga atas kinerja partai yang kini dipimpinnya. “Tentu ini sangat membanggakan sekaligus mengharukan bagi kader-kader di daerah. Ini adalah momentum sejarah kedua dalam pemilu, di mana Partai Nasdem—saya yakin—akan mampu mengukir sejarah sebagai parpol yang dianggap paling siap menghadapi kepesertaan dalam agenda demokrasi Pemilu 2019,” urai Abdul Rahim.

Pesan terakhir Rahim seraya penutup perbincangan ‘jarak jauh’ di Minggu sore ini, 15 Oktober, “Ke depan saya berpesan kepada seluruh jajaran pengurus agar merapatkan barisan dalam menghadapi tahapan demi tahapan yang akan dilalui menyongsong Pemilu 2019 mendatang. Verifikasi ini baru tahap awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar ke depan.”

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR