Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Barat H. Abdul Rahim, S.Ag (depan sedang bawakan materi) pada kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Sulawesi Barat, berlangsung di Aula Hotel Berkah, Mamuju, Sulbar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 – 5 April 2017. (Foto: Ist.)

Jika Indonesia sudah memiliki—minimal—2 persen saja dari sekitar 250 juta jiwa penduduknya sebagai pengusaha, maka negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia ini akan maju pesat.  

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pemerintah menyadari sepenuhnya bahwa pelibatan dunia usaha dalam membangun bangsa sangat besar artinya. Misalkan saja, jika sebuah usaha yang dikelola atau menggeliat di daerah, maka dengan sendirinya akan menggerakkan ekonomi lokal, paling tidak terjadi pelibatan tenaga kerja baru. Nah, dengan begitu akan terjadi penurunan angka kemiskinan.

Hal itulah pula yang dipandang sehingga Pemprov Sulbar—tentu atas dukungan pihak DPRD Sulbar—menginisiasi pelibatan pemuda dalam membincang dunia kewirausahaan, bahkan sekaligus mengenalkan kepada mereka bentuk nyata sebuah usaha yang digerakkan oleh komunitas-komunitas pelbagai warga di negeri ini, yang telah membuahkan hasil yang signifikan tentunya.

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, H. Abdul Rahim, S.Ag, sedang beri ceramah pada kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pemuda. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Sulbar di Aula Hotel Berkah, Mamuju, Sulbar, Selasa, 4 April 2017.

Politisi Partai NasDem dari Polman ini ulas materi dengan judul, “Meraih Sukses dalam Jiwa Entrepreneurship (Kewirausahaan). Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta dari pelbagai pemuda di kabupaten yang ada di Sulbar.

Menurut Abdul Rahim, salah satu tujuan Sulbar dibentuk jadi provinsi yakni untuk menjadi daerah dengan kawasan ekonomi yang baru. “Sulbar ini, kita menginginkan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi yang baru. Kita harus bisa mewujudkan masyarakat bisa mendapatkan pendapatan yang layak,” katanya.

Menurutnya, pemuda haruslah jeli melihat peluang wirausaha yang ada di daerah, dengan cara merubah mindset (cara pandang) dengan tekad komitmen untuk mencapai suatu tujuan.

“Kita ingiun pemuda menjadi bagian dari solusi, bukan menjadi masalah. Kita ingin menemukan anak-anak muda yang tidak hanya cerdas, tidak hanya pintar, tapi juga memiliki nyali, semangat, optimisme yang tinggi dan memiliki kewirausahaan. Merubah mindset. Harus bisa jeli melihat peluang-peluang yang ada. Tekad, komitmen untuk mencapai tujuan,” jelas Rahim.

Di akhir materinya, Rahim berharap dengan kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda Sulbar 2017, akan lahir wirausahawan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap dengan mengikuti kegiatan ini, akan lahir wirausaha-wirausaha muda yang akan membantu pemerintah dalam membangun Sulbar ini lebih baik maju ke depannya di sektor ekonomi,” tutup Rahim.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, atau pada 3 – 5 April 2017. Pembukaan dihelat pada Senin malam, 3 April 2017, tepat pukul 20.00 wita. Dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Sulbar Drs. H. Herdin Ismail, MM dan dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulbar H. Abdul Rahim, S.Ag.

“Kegiatan ini hanya diikuti oleh tiga kabupaten, yakni Kabupaten Polman (35 orang), Kabupaten Matra (20 orang), dan Kabupaten Mamuju (5 orang) dikarenakan keterbatasan biaya. Ke depann saya harap anggaran bisa bertambah dan bisa mengikutkan kabupaten yang belum ikut kali ini,” kata Herdin Ismail saat beri sambutan dalam acara pembukaan kegiatan ini. Advertorial

HUMAS/SEKRETARIAT DPRD SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR