Muhammad Anas, pejabat dari Kementan RI. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sebanyak 5000 hektar kebun kepala sawit milik masyarakat di Sulawasi Barat dapat bantuan peremajaan dari pemerintah pusat.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni saat menghadiri pertemuan Sosialisasi Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Tingkat Provinsi Sulaweai Barat Dinas Pertanian Sulawesi Barat di Hotel Matos Mamuju, Selasa, 28 Agustus 2018.

“Alhamdulilah setelah kita perjuangkan di pusat, kita dapat bantuan peremajaan kelapa sawit milik masyarakat sebanyak 5000 hektar,” ungkap Wagub Enny Aggraeni.

Menurutnya, bantuan 5000 hektar ini akan dibagi untuk 2 kabupaten yaitu Kabupaten Pasangkayu dapat 2500 hektar dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dapat 2500 hektar.

Di tempat yang sama, Muhammad Anas dari Kementerian Pertanian mengatakan, perlu kita tahu bersama jika sawit ini merupakan komoditi primadona kita sehingga kita ingin mempertahankan sawit di tingkat dunia.

“Karena sawit sangat primadona di mata dunia sehingga perintah Presiden dari jumlah 14 juta hektar sawit yang ada, sekitar 5,6 juta hektar itu sudah perlu dilakukan peremajaan, termasuk sawit yang ada di Sulaweai Barat,” jelas Muhammad Anas.

Ia menambahan, dari 5,6 juta hektar sawit yang perlu peremajaan, 2,4 juta hektar itu milik masyarakat, dan itu kita akan utamakan karena potensi produksi buah sawit milik masyarakat jauh lebih maksimal dibandingkan sawit yang dimiliki perusahaan.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR