Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Hamonangan Laoly (kedua kanan) bersama sejumlah pejabat Kemenkumham RI tengah berkunjung ke Provinsi Sulawesi Barat dengan sejumlah agenda resmi, Kamis, 8 Maret 2018. (Foto: Humas Sulawesi Barat)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly bersama rombongan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tengah berkunjung ke Sulawesi Barat.

Menkumham Yasonna H. Laoly bersama sejumlah pejabat teras kementerian yang dipimpinnya itu tiba di Bandara Tampa Padang, Mamuju, siang tadi sekitar pukul 14.00 Wita, Kamis, 8 Maret 2018.

Rombongan kementerian dari Jakarta ini dijemput oleh Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dan pejabat Pemprov Sulawesi Barat lainnya.

Bersama gubernur, Menkumham RI Yasonna H. Laoly dan rombongan kemudian menuju ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rubpasan) di Kecamatan Kalukku, Mamuju, untuk acara peresmian lembaga itu.

Peresmian ini merupakan agenda pertama dari beberapa agenda kunjungan kerja Menkumham di Sulawesi Barat.

Di Rupbasan itu pula, Menteri Yasonna berkesempatan mengunjungi pameran karya warga binaan unit pelaksana teknis pemasyarakatan, juga menyaksikan pagelaran seni yang dipersembahkan oleh warga binaan Rupbasan.

Kepada sejumlah wartawan, Yasonna H. Laoly menyampaikan, akan melelang barang-barang sitaan yang ada dan uangnya akan dimasukkan ke kas negara. Dan jika pengadilan mengatakan tidak terbukti, barangnya akan dikembalikan.

“Saya akan membahas masalah-masalah ini dengan bapak gubernur dulu. Dia (gubernur, red) juga telah memberitahukan kepada saya akan bekerja sama dengan pemda untuk memberikan modal usaha kepada para warga binaan,” jelas Yasonna H. Laoly.

Ia juga menyampaikan, agenda kunjungan kerja ke Sulawesi Barat ini, selain mengunjungi Rupbasan juga akan menyampaikan pengarahan untuk para CPNS baru gabungan antara Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah di ruang pertemuan Lantai IV Kantor Gubernur Sulawesi Barat pada Jumat, 9 Maret 2018.

“Kepada PNS, pesan saya agar betul-betul bekerja keras dan bekerja secara profesional. Jagalah selalu integritas dan tetap menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik serta harus melayani masyarakat dengan baik. Seperti imigrasi dan pemasyarakatan yang bertugas membina narapidana dengan baik agar kelak menjadi orang yang berguna,” kata lelaki kelahiran Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, ini.

Dari sejumlah pejabat Kemenkumham RI yang tampak mendampingi Menteri Yasonna Laoly, salah satunya adalah lelaki Mandar yang kini Inspektur Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Dr. H. Aidir Amin Daud.

Tampak pula Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol. Baharuddin Djafar, Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Farida, Plt. Dirjenpas Mardjoeki dan jajaran pejabat Kemenkumham serta undangan lainnya.

FADILA Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR