Ibu Negara Hj. Iriana Jokowi (depan) begitu senang mengayun salah seorang anak, dan di belakangnya Presiden Joko Widodo sedang menggendong seorang anak di Timika, Papua, Kamis, 12 April 2018. (Foto: Biro Pers Setpres)

TRANSTIPO.com, Papua – Presiden Joko Widodo menilai pembangunan yang tengah dilakukan di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, pasca kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk berjalan dengan baik.

Hal ini disampaikan Presiden kepada para wartawan di Bandara Internasional Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, usai berkunjung ke Kabupaten Asmat, Kamis, 12 April 2018.

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Asmat meliputi pembangunan jangka pendek maupun menengah mulai dari infrastruktur air bersih, sanitasi, jembatan, perbaikan jalan kampung, bedah rumah, dan pembangunan permukiman baru.

“Saya lihat tadi semuanya, semuanya berjalan dengan baik. Kita juga membangun tampungan untuk air baku ada sembilan yang lima di Agats kemudian yang empat dibangun di distrik-distrik yang ada,” ujar Presiden.

Tentang gizi anak-anak, Presiden menyampaikan bahwa dirinya telah memerintahkan Bupati Asmat untuk benar-benar memperhatikan gizi anak-anak di Kabupaten Asmat.

Saat ini, ucap Kepala Negara, ada 320 anak setiap hari diberikan kacang hijau, sayur dan makanan bergizi lainnya. Namun yang ada di distrik-distrik penanganannya tidak mudah.

Persis di atas sebuah jembatan beton di kota Timika, salah seorang warga seolah hendak menyetop rombongan Presiden untuk sekadar mengabadikan gambar untuk dirinya, Papua, Kamis, 12 April 2018. (Foto: Biro Pers Setpres)

“Ada 13 puskesmas. Namun pemberian gizi di distrik tidak mudah karena keterisolasian,” ujar Presiden. Oleh sebab itu, saat ini pemerintah membangun jalan Trans Papua untuk membuka daerah yang terisolasi, demikian rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

“Memudahkan kepada kita untuk bisa mengakses kepada distrik, mengakses pada kabupaten, ada koneksi antar provinsi, ada koneksi antar kabupaten dan kota. Arahnya kesana, jadi kalau ini belum bisa kita selesaikan, sulit menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan distrik-distrik yang ada, di kabupaten manapun,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana mengunjungi Kabupaten Asmat, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Pj Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Asmat Elisa Kambo.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR