Presiden Joko Widodo hadiri acara Rembuk Nasional Aktivis ’98, yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 7 Juli, petang. (Foto: Biro Pers Setpres)

TRANSTIPO.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menindaklanjuti rekomendasi Rembuk Nasional Aktivis ’98 untuk menetapkan mahasiswa yang gugur pada tragedi Trisakti, Semanggi I, dan Semanggi II dalam garakan reformasi tahun 1998 sebagai pahlawan nasional.

“Saya akan tindak lanjuti dengan kajian-kajian sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Secepat-cepatnya akan kami sampaikan dan nanti akan kita putuskan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada penutupan rekomendasi Rembuk Nasional Aktivis ’98, yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 7 Juli, petang.

Demikian juga terhadap usulan Rembuk Nasional Aktivis ’98 agar tanggal 7 Juli ditetapkan sebagai hari Bhinneka Tunggal Ika, Presiden Jokowi berjanji akan mengkajinya.

“Nantinya juga akan kita sampaikan kalau sudah selesai kita putuskan,” ucap Presiden Jokowi, seperti dikutip dari rilis Setkab.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR