Menpan RB Syafruddin dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melepas 96 CPNS Kementerian PUPR menuju Lombok sebagai Tenaga Relawan Rekonsiliasi dan Rehabilitasi pasca Bencana Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jakarta, Selasa, 13 November 2018. (Foto: Humas Kementerian PANRB)

TRANSTIPO.com, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Aparartur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melepas 96 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian PUPR menuju Lombok sebagai Tenaga Relawan Rekonsiliasi dan Rehabilitasi pasca Bencana Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Para CPNS yang disertai dua orang pendamping ini berangkat dengan pesawat Hercules TNI-AU dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 13 November 2018.

Syafruddin menjelaskan tenaga relawan ini merupakan wujud pelayanan yang diberikan Negara untuk hadir memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak bencana di Lombok.

Menpan RB Syafruddin sedang beri pengarahan sebelum melepas 96 CPNS Kementerian PUPR menuju Lombok sebagai Tenaga Relawan Rekonsiliasi dan Rehabilitasi pasca Bencana Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jakarta, Selasa, 13 November 2018. (Foto: Humas Kementerian PANRB)

Upaya rekonsiliasi dan rehabilitasi yang sedang dilaksanakan pemerintah saat ini bukan hanya tertuju pada pemulihan infrastruktur, tapi juga pemulihan sosial dan keamanan.

“Keberadaan dan kontribusi ASN sangat dibutuhkan di sana sebagai perpanjangan tangan Negara untuk menjamin terselenggaranya pemerintahan dan menjamin pemenuhan kebutuhan dasar serta pelayanan kepada masyarakat,” kata Menpan RB.

Syafruddin berharap kehadiran CPNS Kementerian PUPR sebagai tenaga relawan di Lombok dapat mempercepat proses pemulihan infrastruktur di Lombok.

Menpan RB Syafruddin sedang beri pengarahan sebelum melepas 96 CPNS Kementerian PUPR menuju Lombok sebagai Tenaga Relawan Rekonsiliasi dan Rehabilitasi pasca Bencana Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jakarta, Selasa, 13 November 2018. (Foto: Humas Kementerian PANRB)

Selain itu, keberadaan CPNS akan berkontribusi penuh bagi akselerasi proses berjalannya pemerintahan di daerah tersebut.

CPNS yang dikirim sebagai tenaga relawan memiliki keahlian sebagai tenaga pendidikan, kesehatan, dan juga pada bidang tenaga-tenaga yang bekerja pada formasi jabatan yang berhubungan dengan pembangunan di daerah, demikian rilis dari Humas Kementerian PANRB kepada transtipo.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR