Salah seorang warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, tampak sumringah setelah mendapat hadiah sebuah sepeda dalam kuis yang dipandu langsung oleh Presiden Joko Widodo di Parepare, Sulawesi Selatan, Senin, 2 Juli 2018. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

TRANSTIPO.com, Jakarta – Pagi tadi, Senin, 2 Juli 2018, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Sulawesi Selatan pada pukul 07.40 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

Setibanya di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Presiden langsung menuju Kota Parepare dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di sana, Presiden akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Lapangan Andi Makasau, Kota Parepare.

Dari Kota Parepare, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), untuk meresmikan dan meninjau pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) Sidrap dengan kapasitas mencapai 75 MW.

Mengutip akun Facebook resmi Presiden Joko Widodo, PLTB Sidrap ini merupakan PLTB pertama yang beroperasi di Indonesia. Dalam tulisannya itu, Kepala Negara menampilkan foto pembangunan kincir-kincir angin raksasa yang menjadi bagian dari PLTB Sidrap.

Warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, foto bersama dengan Presiden Joko Widodo, Senin, 2 Juli 2018. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

“Inilah tiang-tiang kincir angin raksasa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) pertama di Indonesia. Di perbukitan itu sedang dibangun 30 kincir angin yang masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 megawatt, atau 75 MW untuk 30 turbin,” ucapnya melalui tulisan yang diunggahnya di akun Facebook pada 2 Desember 2017.

Tiang-tiang kincir angin tersebut disebutnya memiliki tinggi 80 meter dan di ujungnya terpasang baling-baling besar dengan garis tengah 57 meter. Saat nantinya beroperasi penuh, PLTB Sidrap sanggup mengalirkan listrik ke sekitar 80.000 rumah tangga pelanggan 900 VA.

“PLTB ini akan menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di Asia yang mempunyai pembangkit bertenaga angin, seperti Jepang, Tiongkok, dan Korea,” tutur Presiden.

Selain meresmikan PLTB Sidrap, masih di tempat yang sama, Presiden juga akan meresmikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Punagaya 2×100 MW dan PLTU Jeneponto Ekspansi 2×135 MW.

Petang harinya, demikian rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden kepada laman ini, Presiden beserta rombongan akan menuju Kabupaten Wajo untuk bermalam dan melanjutkan kegiatan kunjungan kerja di keesokan harinya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sulawesi Selatan adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR