Pengurus DPP Partai Golkar, Robinson, SH (kiri), di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah resmi keluarkan surat rekomendasi atas nama Ramlan Badawi (RB) sebagai dukungan formil Pilkada Mamasa 2018.

Begitu pula dengan Andi Ibrahim Masdar (AIM) untuk Pilkada Polman 2018. Dengan begitu maka keduanya telah mantap menatap pemilihan bupati di daerahnya masing-masing.

Surat rekomendasi itu ditunjukkan kepada publik oleh Robinson, SH, Pengurus DPP Partai Golkar pada Rabu malam, 16 Agustus 2017. Termasuk gambar di atas adalah salah satu foto via whatsapp kepada laman ini, juga dikirim tepat pada jam 10.30 wita malam tadi.

Surat resmi rekomedasi itu memakai kop surat resmi Partai Golkar dengan nomor B-1226/GOLKAR/VIII/2017. Perihal, penetapan nama calon kepala daerah Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Masing-masing dari dua surat terpisah itu menyebut nama RB untuk Mamasa dan AIM untuk Polman.

Dengan begini maka teka-teka tentang siapa yang diusung atau didukung resmi oleh Partai Golkar berakhir sudah.

Surat penetapan rekomedasi itu ditandatangani pada 5 Agustus 2017 di Jakarta, masing-masing Ketua Harian DPP Partai Golkar HM Nurdin Halid dan Sekretaris Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham.

Seperti berita sebelumnya, Ramlan Badawi (RB) telah sampaikan kepada sejumlah media di Mamasa, Selasa, 15 Agustus, bahwa dirinya telah resmi dapat dukungan dari DPP Golkar.

Meski belum sempat terkonfirmasi secara langsung kepada RB dan AIM, namun tentunya akan disarikan berita selanjutnya terkait penyataan keduanya tentang upaya mereka hingga beroleh ‘surat sakti’ dari Jakarta itu.

Tapi tokoh muda Golkar, Robinson, memastikan bahwa keduanya—AIM dan RB—telah meninggalkan Jakarta seusai menerima langsung surat dukungan dimaksud sebagai salah satu syarat untuk maju dalam Pilkada di Polman dan Mamasa, Sulbar.

Tentuya pula, tulis Robinson lagi dalam whatsapp, keduanya masih akan berupaya mendapatkan dukungan dari partai lain.

“Tidak soal, justru lebih bagus lagi jika keduanya mampu merajut koalisi dengan parpol lain agar kemenangan bisa direngkuh. Bagi Golkar itu biasa,” tulis pemuda asal Sulbar ini.

Jangan lewatkan: Terang Benar Golkar Kemilau di Pilkada 2017

SARMAN SHD

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR