Ilustrasi. (Foto: Net.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Malam tadi, Rabu, 24 Juli, sekitar pukul 23.03 WITA, laman ini mengonfirmasi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar terkait dugaan ledakan sebuah pistol milik seorang polisi pada sebuah kamar di rumah jabatan Bupati Mamasa pada Rabu siang, 24 Juli.

Apakah benar bahwa pada siang tadi terjadi ledakan sebuah pistol milik salah seorang anggota kepolisian di Rujab Bupati Mamasa? Apakah terjadi ‘penembakan’?

“Benar. Tapi itu bukan penembakan. Jadi begini. Salah seorang anggota polisi mau kosongkan pistolnya langsung meledak. Kejadiannya tadi siang (kemarin, red),” ujar Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

Kru laman ini mengonfirmasi jenderal polisi berbintang satu itu pada semalam melalui layanan WhatsApp. Meski beliau belum sempat mengapresiasi pertanyaan tertulis yang diajukan, tapi baru saja deringan ketiga WA call langsung disahuti. Jadilah wawancara singkat ini berlangsung.

Perkembangan terkini apa sebenarnya yang terjadi di rumah jabatan Bupati Mamasa pada siang kemarin itu, belum terkuak sama sekali.

Informasi terbatas yang transtipo ketahui adalah kabar belum detail dari sumber di Mamasa.

Menurut sumber yang menolak ditulis nama dan identitasnya, ia bilang bahwa sebuah pistol milik salah seorang anggota Polres Mamasa meledak tadi siang (kemarin, red) di rumah jabatan bupati.

“Pistol yang meledak kenai salah seorang warga di rujab. Ia biasa bawa mobil. Sopir, nakenai perutnya,” kata sumber laman ini.

Mengenai nasib korban akibat ledakan pistol tersebut, belum diketahui. Perut korban yang terluka akibat ledakan itu, pula belum terkonfirmasi kepada para pihak yang menangani korban tersebut.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR