Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh (dua dari kanan) sedang mengikuti acara Apel Nusantara di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Rabu, 30 November 2016. (Foto: Farid)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menghadiri Apel Nusantara dalam rangka antisipasi unjuk rasa tanggal 2 Desember 2016 di wilayah Sulbar. Apel Nusantara berlangsung di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Rabu, 30 November 2016.

Pada apel tersebut juga hadir Bupati Mamuju Habsi Wahid, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Lukman Wahyu Harianto, Danrem 142 Tatag Tandyo, sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju.

Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menyampaikan agar tetap bersatu dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, khususnya daerah Sulbar.

“Yang terjadi di luar Sulbar harus tetap aman dan tentram, jangan mudah terprovokasi oleh sesuatu yang dapat mengancam Bhinneka Tunggal Ika,” kata Anwar.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulbar dua periode tersebut juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Sulbar di manapun berada, sekaligus ucapan perpisahan kepada semuanya.

Kepada seluruh jajaran pemerintahan dan warga Sulbar untuk menjaga keutuhan daerah, menjaga persatuan agar Sulbar semakin maju dan semakin baik ke depan setara dengan provinsi lain di Nusantara.

“Sulbar harus tetap aman, mau tanggal 2 atau tanggal 3 Sulbar harus tentram,” tandas Gubernur Sulbar dua periode ini.

Apel Nusantara dilaksanakan secara serentak dengan tujuan menyikapi perkembangan situasi dan isu-isu sosial masyarakat Indonesia.

Kapolda Sulbar Lukman Wahyu Harianto membacakan orasi Nusantara Bersatu, Indonsiaku Indonesia, Indonesia Kita Bersama dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Ingat, kita ini bukan dari satu suku bangsa, bukan dari satu adat istiadat, bukan dari satu agama. Bhinneka Tunggal Ika berbeda-beda tetapi satu, demikian yang tertulis di negara kita,” kata Lukman Wahyu Harianto.

FARID Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR