Warga Sumberjo, Wonomulyo, Polman, hadir dalam RDP di Kantor DPRD Polman, Jumat, 19 Januari 2018. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polewali – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Polewali Mandar (Polman) berlangsung di ruang aspirasi, Polewali, Jumat, 19 Januari 2019.

RDP ini dipimpin oleh Ketua Komisi I Agus Pranoto. Hadir pula anggota dewan lainnya, seperti Rusnaedin (PKB), HM Saggaf (PAN), Yusus Tato (Golkar), dan Andi Ilham (PPP).

Dari Pemkab Polman hadir Kepala Badan Pendapatan Daerah Sukirman, Kabag Hukum dan Perundang-Undangan Rijalul Gaib, Satpol PP Basir, Camat Wonomulyo Umbar Sawal, dan Sekcam Wonomnulyo Sulaeman Makka. Turut hadir jajaran LSM Ampera, termasuk sejumlah warga Sumberjo, Wonomulyo, Polman.

Menurut legislator Agus Pranoto, RDP ini dilakukan lantaran adanya desakan warga Desa Sumberjo, Wonomulyo. Desakan warga itu terkait maraknya rumah walet di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dari pihak Pemkab Polman, Kepala Badan Pedapatan Daerah Sukirman beri pendapat. Katanya, setelah mendengar uneg-uneg dari warga, rupanya yang dipertanyakan adalah tidak adanya izin pendirian rumah walet.

“Yang ada izin membangun ruko,” kata Sukirman. Dengan begitu, kata Sukirman, bisa kita hentinkan pembangunan rumah wallet. Tapi, katanya, untuk memberikan tindakan terhadap pelanggar ini perlu ada jalur koordinasi.

“Jangan kita main hakim sendiri. Dan usulan ini disepakati. Hari Senin depan, 21 Januari, kita kembali rapat pemantapan. Kita langsung lakukan peninjauan dan menutup rumah walet yang di Wonomulyo dan sekitanya,” jelas Sukirman.

Di tempat yang sama, legislator Andi Ilham mengatakan, akan ada dampak yang ditimbulkan burung walet ini khususnya penyakit. “Mungkin sekarang belum terlihat tapi suatu saat nanti itu akan tampak,” kata Andi Ilham.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR