Para wisman sedang berbelanja di sebuah stand pameran dalam area Polman Expo 2017 di Polewali, Kamis, 3 Agustus 2017. (Foto: Media Center PIFAF)

TRANSTIPO.com, Polewali – Polewali Mandar Expo V 2017 dipusatkan di area Sport Center Madatte, Polewali, Polman, Rabu, Kamis, 3 Agustus 2017).

Stand pameran OPD, pelaku UKM didatangi puluhan wisatawan yang baru kali ini berkunjung di bumi Tipalayo, Polman, Sulbar.

Turis multietnis mancanegara tersebut, serius berbelanja produk lokal buatan komunitas penggiat industri rumahan dan produk OPD Pemkab Polman.

Saat mereka keliling mengunjungi stand-stand pameran tersebut, mereka didampingi kelompok Mahasiswa AIESEC Unhas dan Green Generation Sulbar.

Produk apa saja yang menarik perhatian mereka? Di antaranya, sarung sutera Mandar, souvenir khas dari tempurung kelapa, kerajinan tangan gantungan kunci, kopi jahe kemasan, kopi Mamasa, batik Jawa, makanan khas jepa Mandar (burger), dan lainnya.

Tampak, Sasa—wisatawan asal Slovakia—borong kain hijab. Sasa beli 8 helai kain untuk keperluan scraft. Sasa, termasuk pula Piter, rela merogoh koceknya—dalam mata uang Rupiah—hingga Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta untuk belanja produk-produk itu.

Seperti oleh- oleh makanan abon ikan dan yang lainnya, Piter mengakui makanan daerah ini cocok untuk lidah mereka.

Salah satu pengunjung stand pameran Expo V 2017 asal India, Elkar, tampak antusias berkeliling stand. Terlihat ia sesekali meninggalkan rombongan agar bisa banyak berinteraksi dengan masyarakat dan pedagang lokal.

Piter bersama kedua temannya dari negara yang sama, tampak sangat takjub dan gembira sebab bisa saling sapa dan bersenda gurau dengan sejumlah Mandar, yang saat berbincang dengan warga itu rupanya penyuka film-film Bollywood—dari India.

“Mengunjungi Indonesia adalah suatu kebanggaan bagi saya. Semua orangnya menyenangkan, termasuk warga Polman. Terima kasih. Masyarakat di sini baik dan sosial satu sama lain,” kata Elkar.

Masih Elkar, dia suka produk-produk yang dipamer di sini, Polman Expo. “Semua bagus-bagus. Saya suka souvenir khas, dan saya mau bawa pulang ke India. Saya sudah keliling Indonesia, tapi untuk kali pertama saya datang ke sini,” aku Elkar.

Stand pameran Dinas Pertanian Polman menampilkan hasil bumi buah-buahan dan buah cokelat yang disenangi para wisman. Para turis ini pun betah berlama-lama dan ingin mencicipi buah nanas.

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengharapkan, pelaksanaan Polman Expo tahun ini dapat lebih membuka kesempatan utamanya bagi produk lokal untuk lebih dikenal masyarakat asing.

MEDIA CENTER PIFAF/FRENDI CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR