Ibra (tengah pakai topi), si bocah berotak encer sedang bermain catur melawan atlit senior di Pekkabata, Polewali, beberapa hari lalu. (Foto: Burhanuddin)

TRANSTIPO.com, Polewali – Pecatur cilik ini adalah siswa kelas VI SDN 006 Pekkabata, Polman. Ia keluar juara II pada Kejuaraan Catur Kajari Cup 2017 yang dihelat di Kantor Kejaksaan Negeri Polewali, belum lama ini.

Namanya Ibra. Anak keempat dari empat bersaudara pasangan Harwi Jaya dan Suriyani. Ibra bercita-cita jadi master catur dunia. Ia memulai karirnya di Polman.

“Dia hobi main catur. Di rumah selalu berlatih dengan bapaknya. Setiap pulang sekolah, ia kerap keluar rumah hanya untuk temui temannya yang pitar main catur,” kata Suriyani, ibu Ibra.

Kata Suriyani lagi, Ibra ingin berguru kepada juara-juara catur. Sehingga dia selalu mencari tempat yang ada orang bermain catur.

“Saya tak bisa bayangkan, jika Ibra sampai-sampai sering bergabung di warkop main catur dengan senior-senior pecatur di Polman,” kata ibu Ibra.

Ia mengaku tinggal di Jalan KH Agusalim, Polewali. “Cukup jauh anak saya untuk pergi kembangkan hobinya itu,” aku ibu Ibra lagi.

Prestasi Ibra mulai nampak. Dia pernah menjuarai catur dalam Porseni di sekolahnya.

Dengan modal itulah jadi Ibra pelecut Ibra kian gencar berlatih. Meski Ibra tahu ilmu dasar bermain catur dari belajar secara otodidak, kini ia punya bayangan tinggi untuk jadi bintang di cabang olahraga ‘adu otak’ ini.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR