Andi Ibrahim Masdar (tengah) saat mendaftar di kantor PKS Polman, Polewali, Senin sore, 4 September 2017. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polewali – Partai Golkar sudah di tangan. Partai Nasdem dan Partai Gerindra apalagi—jika dilihat dari “kedekatan” sang petahana dengan organik partai itu. Partai PDI Perjuangan dan PKB kemungkinan akan bersama Andi Ibrahim Masdar (AIM) di pemilihan bupati (Pilbub) Polman 2018—ini jika dikaitkan dengan “sejarah” Pilgub Sulbar 2017 lalu.

Jika partai-partai besar dan menengah sudah dalam genggaman alias telah beroleh rekomendasi, maka jadilah AIM borong partai di Pilkada Polman nanti.

Sekitar jam 4 sore tadi, Senin, 4 September 2017, Andi Ibrahim Masdar mendaftar dan sekaligus mengembalikan formulir di kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan Cokroaminto Pekkabata, Polewali Mandar.

AIM mendaftar di PKS Polman dengan didampingi anggota tim pemenangannya, Kiraman Rahman. Kiramanlah yang menyelesaikan semua administrasi yang dipersyaratkan dalam pendaftaran calon bupati di internal PKS ini.

Pendaftaran dan pengembalian formulir di PKS tersebut diterima oleh Ketua DPD PKS Polewali Mandar Muh. Said Candra, didampingi oleh sekretaris PKS Gazali Patinangi serta dua orang Anggota DRPD Polewali Mandar, yakni KH Amin Said dan Ny Karmi.

“Insya Allah PKS akan memberikan dukungan. Ini partai kesembilan yang kami datangi. Semua memberikan restu dan membuka pintu lebar-lebar kepada kami, di antaranya yang sudah punya rekomendasi adalah Partai Golkar. Delapan partai lainnya masih dalam proses, seperti PDIP, PAN, PKB, Gerindra, Hanura, PPP, dan Nasdem. Saya optimis kedelapan partai ini akan mendukung saya,” kata Andi Ibrahim Masdar.

Di tempat yang sama, Muh. Said Candra mengatakan, “Alhamdulillah partai kami didatangi oleh petahana mendaftar. Saya kira ini adalah penghargaan besar bagi kami, walaupun dewan penasehat kami mendaftar juga untuk maju di Pilkada Polman 2018, yakni KH Zainal Abdidin. Semua ini akan kita ajukan ke DPP dan akan diproses bersama-sama. Kedua calon ini insya Allah PKS akan restui tapi yang menentukan pusat,” kata Muh. Said Candra.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR