Seusai perbincangan, tim terpadu dari Pemkab Polewali Mandar dengan pimpinan kampus IAI DDI foto bersama, Manding, Polewali, Selasa, 20 Februari 2018. (Foto: Burhanuddin)

TRANSTIPO.com, Polewali – Bappeda Polewali Mandar selaku pemeritah, dan pihak IAI DDI Polewali Mandar selaku institusi perguruan tinggi.

Kedua pihak ini sama-sama tertarik kerja sama pengembangan pendidikan—menuju pengembangan daerah tentunya.

Di pihak Bappeda Polewali Mandar mengapresiasi secara positif atas sistem pengajaran baru di IAI DDI Polewali Mandar.

Apa itu? Pada jurusan KPI di kampus itu, akan terapkan pengajaran dengan sistem data berbasis online.

Pengajaran sistem online ini akan diterapkan di 144 desa dan 32 kelurahan di 16 Kecamatan di Polewali Mandar.

Kalangan Bappeda Polewali Mandaryang hadir di kampus IAI DDI, Jalan Gatot Subroto, pada Selasa, 20 Februari, adalah Dr. Aco Musaddad, Jumakil DP, dan ada juga staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sidrayani.

Dalam kunjungan tim terpadu dari Pemkab Polewali Mandar ini diterima oleh Ketua Yayasan DDI Dr. Anwar Sewang dan Wakil Rektor II Masyudi, serta Wakil Rektor III Muhammad Arsyad.

Dari pertemuan ini, dan dari sampel data di desa Kurma yang dipaparkan pohak kampus IAI, tersebutlah data kemiskinan dan potensi di desa itu.

Cara baik kampus ini dipuji oleh Kallang Marzuki, Kepala Bappeda Polewali Mandar. “Ide kampus ini cukup cermerlang. Kita mau buat kesepakatan dan kerja sama di masa datang,” kata Kallang Marzuki.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR