Atlet Karate yang Tak Naik Kelas Itu, Akan Pindah ke Sekolah Lain

352

TRANSTIPO.com, Polewali – Setelah dinyatakan tinggal kelas oleh dewan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Polewali lantaran dinilai nakal, Arya Mudazzir, siswa yang dikenal berprestasi ini akan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 4 Polewali, yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Bersama orangtuanya, Arya telah berusaha meminta kesempatan untuk tetap dinaikkan dan diuji selama tiga bulan jika tidak berubah maka ia siap dikeluarkan dari sekolah, namun sayangnya pihak sekolah tidak memberikan kesempatan dengan alasan keputusan tersebut telah menjadi kesepakatan dewan guru yang tidak dapat diganggu gugat.

“Jadi kami sudah memohon ke KONI, juga Dinas Pendidikan Polman untuk difasilitasi komunikasi dengan pihak SMP Negeri 4 terkait rencana pemindahan anak kami kesana. Karena tidak dipungkiri, anak kami ini sudah jelas dinilai buruk oleh sejumlah sekolah dengan adanya pernyataan dari guru-guru SMP 3, maka dari itu kami akan meminta bantuan sebelumnya ke KONI dan dinas pendidikan untuk komunikasi terlebih dahulu,” kata Armansyah Puang Kuma, ayah Arya Mudazzir saat ditemui di kediamannya pada Minggu, 14 Juli 2019.

Sebelumnya, Armansyah, ayah Arya Mudazzir, sempat bingung disertai rasa malu untuk mencari sekolah lain sebagai solusi dikarenakan adanya pernyataan dari guru-guru SMP 3 yang mengatakan jika anaknya itu nakal, bodoh, dan kelakuan buruk meskipun berprestasi, hingga meminta bantuan ke pihak KONI.

“Anak kami ini jelas sudah dicap buruk oleh sekolah-sekolah yang ada di wilayah Polewali Mandar, makanya sempat kami bingung, tapi setelah komunikasi dengan KONI barulah semangat kami sedikit kembali bangkit,” ujar Armansyah.

Terpisah, kepala sekolah SMP Negeri 4 Polewali Mandar Kartini mengatakan, soal pemindahan siswa selama masih memenuhi persyaratan seperti rapor dan surat pindah pihaknya akan tetap menerima tanpa melihat latar belakang siswa sebelumnya.

“Artinya, jika memang ada persoalan yang dialami sebelumnya dari sekolah asal itu diluar dari pengetahuan kami, yang pasti kami menerima jika dilengkapi dengan persyaratan yang ada. Kemudian setelah itu selaku pendidik kami siap membina semua siswa dengan baik,” kata Kartini.

Namun tentunya, kata Kartini, aturan di masing-masing sekolah itu sama saja, maka dari itu pihaknya akan tetap memberikan pemahaman kepada orang tua siswa seperti yang dilakukan siswa sebelumnya di saat awal masuk sekolah.

Ditanya soal apakah menerima Arya Mudazzir jika pindah ke SMP 4, pihaknya mengatakan siap jika segala persyaratan dipenuhi sesuai aturan yang berlaku, diantaranya rapor dan surat pindah.

“Karena anak itu juga perlu diberikan kemudahan karena sesuai yang saya baca di sosial media ternyata anak ini bukan anak yang biasa tapi sangat berprestasi di bidang non akademik. Jadi harus ada perhatian dan pertimbangan terhadap anak ini, jadi jika orangtuanya mempercayakan kami untuk membina maka kami siap menerimanya,” tandas Kartini.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR