Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar (AIM) sedang diwawancara oleh sejumlah awak media di Polewali, Selasa siang, 1 Agustus 2017. (Foto: Burhanuddin)

TRANSTIPO.com, Polewali – Belum berapa lama seusai dibuka perhelatan PIFAF siang tadi, 1 Agustus, di Polewali, tiba-tiba Polman penghargaan baru.

Ceritanya begini. Acara PIFAF dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM). Tentu ditemai oleh Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar (AIM) selaku punggawa acara budaya bertaraf internasioal ini.

Pembukaan acara ini dipusatkan di Stadion HS Mengga atau Sport Center Area, Manding, Polewali.

Seusai itu, Bupati Polman harus bersiap-siap beranjak pergi jauh, dan ini tak kalah seru. Apa itu? Pemkab Polman diundang oleh Kementerian Lingkunga Hidup dan Kehutanan RI untuk menerima Penghargaan Adipura di Jakarta.

“Insya Allah besok saya ke Jakarta untuk menerima Piagam Adipura. Polman bersama sejumlah daerah di Indonesia memeroleh penghargaan sebagai kota bersih di Indonesia tahun 2017,” kata AIM kepada sejumlah awak media di Polewali, seusai pembukaan PIFAF.

Menurut AIM, dirinya hanya ke Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut, setelah itu aka segera kembali ke Polman karena tamu dari 16 negara sementara berada di Polman guna mengikuti acara PIFAF.

“Seandainya bisa diwakili, saya akan wakilkan kepada bapak Wakil Bupati Polman atau Asisten Pemkab Polman. Namun karena ini sebuah penghargaan dan diminta yang hadir bupati. Penilaian Adipura itu dari pusat. Dan, itu dilakukan selama tiga tahun atau saat kami memimpin Polman,” jelas Andi Ibrahim Masdar.

Terpisah, Asisten II Pemkab Polman, Darwin Badaruddin mengatakan, kita mendapat nilai tertinggi dari sejumlah kabupaten di Sulbar. Bahkan, kata Darwin, kita lampaui beberapa kabupaten di Sulsel, kita beroleh nilai di atas 7.

“Makanya penghargaan Adipura jatuh ke kita, Polman. Pada 2 Agustus 2017 (besok malam, red) kita akan menerima penghargaan Adipura di Jakarta,” kata Darwin Badaruddn.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR