12 pemuda Desa Kaleok, Binuang, Polman, kibarkan bendera Merah Mutih di puncak Gunung Sumandilo, 17 Agustus 2017. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Polewali – Beragam cara yang dilakukan oleh warga bangsa untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tahun ini.

Di kota dan di desa di seantero bumi pertiwi ini, luapan kegembiraan dengan datangnya hari kemerdekaan ini disambut gegap gempita. Dimaknai dengan penuh suka cita.

Meski bermukim di desa, generasi muda bangsa ini mengekspresikan kecintaannya pada negeri ini, pada lambang negara Sang Saka Merah Putih.

Para pemuda desa larut dalam pesta-pesta yang syarat dengan makna: tunjukkan cara tersendiri sebagai spirit bela bangsa dan negara.

Lihatlah pemuda Desa Kaleok, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Tepat tanggal 17Agustus 2017, mereka bergerombol berangkat naik ke puncak gunung batu Sumandilo.

Dua belas pemuda Desa Kaleok ini berjalan beriringan menuju puncak dengan ketinggian tak kurang 1000 meter di atas permukaan laut. Setibanya di puncak Gunung Sumandilo, mereka lalu membentangkan sebuah bendera Merah Putih berukuran 20 x 3 meter.

Yusuf Daud adalah koordianator pelaksana kegiatan pengibaran bendera berukuran besar ini. Seusai pengibaran bendera Merah Putih itu, Yusuf mengirimkan pesan singkat melalui whatsapp (WA) kepada Burhanuddin HR—kru laman ini di Polewali.

“Saya bangga bersama teman-teman bisa mengibarkan berdera Merah Putih di atas puncak Gunung Sumandilo. Dengan penuh rasa haru, dari ketinggian gunung batu yang terisolir itu, kami serentak berteriak.. MERDEKA,” tulis Yusuf dalam WA itu.

Pemuda desa ini kini masih tengah menimba ilmu di perguruan tinggi. Yusuf sendiri masih tercatat sebagai mahasiswa Strata 2 (Magister) di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Mereka mengaku bangga akan kampung kelahirannya: Kecamatan Binuang.

“Harapan kami semoga apa yang kami lakukan bersama teman-teman kampus—dus teman sekampung lainnya—bisa memberi arti tersendiri akan kecintaan tanah air Indonesia dalam mempertahankan NKRI, Pancasila, UUD 1945, serta Kebhinekaan,” tulis Yusuf Daud, mengakhiri.

BURHANUDDIN HR/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR