Ketua TP PKK Matra Erny Agus Saat Meresmikan Program Da'a Smart

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Ketua tim penggerak PKK Mamuju Utara Erny Agus meresmikan program prioritas dan unggulan Nawa Jiwa Da’a Smart di Sulapa, desa Kalola, kecamatan Bambalamotu, Sabtu 20 Mei.

Acara yang digelar di SD Sulapa ini dihadiri dinas terkait, kepala pusekesmas Martajaya, kepala Puskemas Randomayang Hasna Kabo, kapolsek Bambalamotu, dan camat Bambalamotu Masra serta seluruh kepala desa di wilayah itu.

Ide awal program ini, atas inisiasi dr. Muh. Alif Satria, dan sudah berjalan setelah pasangan Agus-Saal dilantik untuk periode kedua.

Program ini dilakukan demi pendekatan pelayanan kesehatan khusus bagi suku Da’a (bagian dari suku Kaili) yang mendiami bagian pedalaman wilayah itu.

Saat menyampaikan sambutan mewakili bupati Matra, Erny Agus menjelaskan sangat mengapresiasi launching program Da’a Smart, sebab ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga khususnya suku Da’a.

Ia pun berharap hilangkan image (citra) suku terasing yang disematkan pada suku Da’a, sebab ia menilai seluruh suku bangsa yang bermukim di daerah ini setara.

“Agar ini berjalan dengan baik, kami mengedukasi masyarakat dengan pola hidup sehat. Memulai dari hal yang paling kecil seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga lingkungan sekitar dan sebagainya,” jelas Erny.

Dan menjadi perhatian utama selaku ketua TP PKK selama ini, tingginya angka kematian ibu dan kurangnya partispasi KB, perkawinan usia dini, dan anak putus sekolah.

Didampingi Kadis Kesehatan Matra dr. Muh. Alif Satria, Erny Agus Meresmikan Program Da’a Smart

Kepala Dinas Kesehatan Mamuju Utara dalam sambutan singkatnya, menyampaikan bahwa berdasarkan data kesehatan menunjukkan penyebaran penyakit menular lebih dominan terjadi di daerah pedalaman terlebih pada masyarakat Da’a.

Karena itu, ia berinisiatif melakukan terobosan untuk mendapatkan formula yang tepat berdasarkan survey dan riset yang dilakukan selama ia berkunjung ke seluruh wilayah pelosok, sehingga ide ini muncul.

Namun sebelum program Da’a Smart masuk ke DPA, pihaknya sudah intens komunikasi dengan kepala desa Kalola dan Wulai sebagai wilayah khusus penerapan program.

Ia juga berharap program ini tetap berkesinambungan mesti priode pemerintahan Agus-Saal sudah usai, namun ini bisa dilakukan bila semua pihak mendukung.

ARHAM BUSTAMAN

TINGGALKAN KOMENTAR