SKP Kelas II Mamuju Gelar Opersai Patuh di Pelabuhan Ferry

944

TRANSTIPO.com, Mamuju – Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas II Mamuju gelar operasi patuh di Pelabuhan Ferry Mamuju, Kamis, 8 Maret 2018.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan agar hewan, tumbuhan dan ikan yang dibawa penumpang kapal ferry, baik yang keluar maupun yang masuk dari Sulawesi Barat itu, harus bebas dari hama penyakit, serta memiliki surat-surat yang lengkap.

Operasi yang dilakukan SKP patuh kerja sama dengan kepolisian, perhubungan, karantina ikan, dan karantina hewan.

Dalam operasi ini, SKP Mamuju mengamankan beberapa ekor ayam ternak, tumbuhan dan ikan yang tidak memiliki dokumen resmi dari SKP Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Setelah melakukan operasi, ada beberapa barang bawaaan penumpang yang tidak memiliki dokumen resmi dari SPK Balikpapan,” aku Akhmad Alfaraby, Kepala SKP Kelas II Mamuju saat diwawancai sejumlah wartawan, Kamis, 8 Maret 2018.

Akhmad Alfaraby menuturkan, adapun beberapa barang yang tidak memiliki dokumen resmi seperti hewan, tumbuhan, ikan yang ditemukan, semua akan diangkut dan diberikan kesempatan kepada pemilik untuk melengkapi dokumennya dari daerah asal.

“Atau kalau pemilik tidak mampu melengkapi dokumennya, maka barangnya akan ditolak dan dikembalikan ke daerah asalnya,” kata Akhmad Alfaraby.

Apakah akan diberikan sanksi terhadap pemilik barang yang tidak memiliki dokumen?

Akhmad menjawab, dengan menegaskan, “Kalau berbicara sanksi, sebenarnya biar pelanggarannya tidak seberapa kalau tidak sesuai UU, apalagi tidak mempunyai sertifikasi harus ditindaki.”

Alfaraby menambahkan, tapi sebelum dilakukan penindakan terlebih dahulu kita akan memberikan dan mengenakan pasal pembinaan dengan cara memberikan informasi kepada masyarakat terkait dampak yang akan ditimbulkan jika tidak mematuhi peraturan.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR