Anggota DPD RI Muhammad Asri Anas (kanan) saat berbicara dalam sebuah jumpa pers di Warkop 89, Mamuju, Jumat malam, 27 Oktober 2017. (Foto: Ashari Rauf)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Hari ini, telah 89 tahun berlalu. Di masa dulu itu, ribuan pemuda Indonesia: Jong Java, Jong Sumateran Bond, Jong Celebes, Jong Ambon, Jong Batak, dan Jong Islamieten Bond berkumpul di Jakarta, pada Minggu, 28 Oktober 1928 untuk mendeklarasikan kesatuan ‘jiwa’, visi dan misi menuju Indonesia yang berdaulat.

Ikrar pemuda Indonesia inilah—sebagai kelanjutan dari perkumpulan dan perhimpunan pemuda Indonesia sebelumnya—yang melahirkan tekad yang sama: Indonesia harus merdeka kelak di kemudian hari.

Penyatuan diri pemuda Indonesia, entah dimulai dari 1908, 1922, hingga 1928, dan seterusnya pada 1945, 1966, dan ‘terakhir’ 1998, adalah bukti peran aktif pemuda Indonesia dalam perjuangan bangsa ini.

Sumpah Pemuda adalah salah satu ‘ukiran’ sejarah bangsa yang sangat harum dan bermakna. Karena itu, pemuda-pemuda Indonesia masa kini kerap menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum bikin pagelaran warna-warni.

Kesemuanya itu tentu diharapkan berimplikasi pada pengembangan pemuda Indonesia.

Berikut disajikan saripati dari sumber laman infosulbar.com—sebuah media online yang dikelola oleh Ashari Rauf.

Muhammad Asri Anas adalah Anggota DPD/MPR RI (2014-2019). Ia adalah salah seorang senator—dari 4 orang senator—yang mewakili Provinsi Sulbar hasil Pemilu 2014 lalu.

Tiga senator rekan Asri Anas lainnya adalah Pendeta Marthen, KH. Syibli Sahabuddin, dan Iskandar Muda Baharuddin Lopa.

Pekan ini Asri Anas tengah berada di Sulbar. Di Mamuju misalnya, sibukkan diri dengan sejumlah kegiatan. Salah satunya, bertemu sedikitnya 25 wartawan di Warkop 89, Mamuju, pada Jumat malam, 27 Oktober 2017.

Di warkop ini disebut ‘Ngopi Bareng’. “Kita diskusi santai saja. Sebenarnya malam ini judulnya hanya ngopi bareng, tapi baiknya kita sambil diskusi santai sekaligus menyerap informasi dari teman-teman wartawan,” kata Asri Anas, tulis laman itu.

Pada 2019 nanti, Asri Anas sudah menggenapkan dua periode di Senayan, Jakarta, tempat kantor DPD RI. Di mata Asri, informasi yang bersumber dari wartawan itu valid. Karena itu, Asri hendak terima agar perkaya pertimbangannya dalam pelbagai hal.

“Wartawan itu bisa menembus ruang dan dinding apa saja. Makanya saya harapkan masukan dari wartawan pada malam ini,” ucap mantan Ketua DPD KNPI Provinsi Sulbar, di masa kepengurusan yang pertama.

Selama di Mamuju, sejumlah kegiatan Asri Anas disampaikan kepada wartawan di Mamuju, Sulbar.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-89, Sabtu, 28 Oktober 2017.

Ikuti sajian berikut

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR