Muhammadiyah Disaster Manajement Center (MDMC) Sulbar menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat 1) Water Rescue di Kantor Basarnas Pos Mamuju, Sabtu, 27 April 2019. (Foto: Rena)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Muhammadiyah Disaster Manajement Center (MDMC) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat 1) Water Rescue di Kantor Basarnas Pos Mamuju, Sabtu, 27 April 2019.

Dalam sambutannya ketua MDMC Sulbar Rusli mengatakan kegiatan ini pertama kali diadakan di Sulbar dan berlangsung selama 2 hari, tanggal 27 s.d. 28 April.

Masih Rusli, kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng Basarnas Pos Sar Mamuju.

“Semoga Muhammadiyah dapat melahirkan posisi Sar dan siap bertugas ketika terjadi bencana agar dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara,” terang Rusli.

Rusli membeberkan jika ada dua utusan kabupaten yang ikut dalam kegiatan ini  yakni Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah  (Mateng) yang terdiri dari 37 peserta dan didominasi dari perempuan yakni 20 orang dan laki-laki 17 orang.

Di tempat yang sama, Kepala Pos Basarnas Mamuju Muh. Faturahman mangungkapkan jika peserta sangat antusias menyambut kegiatan pelatihan tersebut, dimana nantinya akan kita tindak lanjuti pelatihan hingga sampai tujuh hari minimal dan maksimalnya 21 hari hingga sebulan dan tiga bulan, dan nantinya  juga akan dibekali ID card.

“Kami Basarnas Pos Sar Mamuju menerima peserta MDMC, bentuk kerjasama yang kami lakukan itu adalah agar bersama-sama melakukan kegiatan kemanusiaan yang disebut Tim Sar gabungan untuk penanggulangan bencana,” ucap Muhammad Faturahman.

Wahyun Mawardi, Ketua Wilayah PWM sulbar, juga dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanggulangan bencana itu bukan lagi menjadi tanggung jawab Basarnas saja, namun sudah menjadi tanggung jawab kita semua, terkhusus peserta Diklat 1 Water Rescue yang akan berdakwah melalui salah satu program pimpinan wilayah Sulbar, yakni penanggulangan bencana, mengingat wilayah Indonesia merupakan lingkaran yang rawan bencana.

“Nantinya kami berharap, ketika terjadi bencana maka MDMC harus yang pertama kali tampil,” tutup Wahyun Mawardi.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR