Kasal TNI AL Laksamana Ade Supandi bersama Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar berdiri di tengah-tengah pasukan TNI AL yang melakukan atraksi terjun payung di Mamuju, Selasa, 31 Oktober 2017. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Upacara peresmian Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dilaksanakan pada Selasa, 31 Oktober 2017.

Peresmian Lanal di Mamuju, Sulbar, ini ditandai dengan atraksi terjung payung dari udara oleh anggota TNI AL.

Upacara digelar di depan Kantot Lanal Mamuju, dihadiri oleh Gubernur Sulbara Ali Baal Masdar, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharudin Djafar, Dandrem 142/Tatag Kolonel Inf. Taufik Shobri.

Hadir pula sejumlah bupati di Sulbar, di antaranya, Bupati Mamuju Hasbi Wahid, Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari, Bupati Mamuju Tengah HM. Aras Tammauni, dan Kepala BIN Sulbar Hamzah, serta kepala OPD Sulbar da jajaran TNI dan kepolisian dari Polda Sulbar.

Pantauan kru transtipo.com, sebanyak 9 orang anggota TNI AL yang tergabung dalam satuan khusus melakukan atraksi terjun payung dengan membawa bendera Merah Putih, pataka TNI AL, dan lambang Provinsi Sulbar.

Seusai upacara, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI AL Ade Supandi mengatakan, setidaknya Lanal Mamuju saat ini terbangun fasilitas pemangkalan  KRI Prakona, pembinaan personil, perbaikan pangkalan, pemeliharaan pangkalan,  dan persedian perumahan aggota atau 5P.

“Setidaknya Lanal Mamuju sudah memenuhi 5P itu agar dalam menjalankan tugas di laut Sulawesi tidak ada kesulitan,” kata Laksamana AL Ade Supandi.

Berapa personil yang disiapkan di Lanal Mamuju?

Ade Supandi menjawab, “Untuk Lanal Kelas C itu disiapkan 1 kompi atau sekitar 80 sampai 100 personil.”

Untuk prasarananya, yang akan kita tambah yaitu perumahan prajurit karena yang tersedia baru 15 rumah. Ada juga mess (asrama) untuk anggota yang belum berkeluarga dan yang sudah berkeluarga.

“Saya sangat salut dengan Lanal yang statusnya kelas C. Pelabuhanya sudah dapat disinggahi kapal besar. Seperti yang ada sekarang kapal KRI Banda Aceh 593,” terang Laksamana TNI AL Ade Supandi.

Gubernur Sullbar Ali Baal Masdar mengatakan, kita berharap ke depan Lanal ini bisa dikembangkan agar bisa menjadi Lanal yang berkelas A.

Gubernur juga berharap kehadiran Lanal Mamuju ini bisa menjaga dan mengantisipasi kejahatan yang akan masuk dari jalur lautan Sulbar. Kita juga akan minta kepada Menteri Kelautan agar diberikan kapal untuk dipergunakan menjaga laut kita dari segala kejahatan seperti illegal loging.

“Kita berharap kehadiran Lanal ini dapat memberikan nilai positif untuk menjaga laut kita dari tangan-tangan yang tidak bertanghung jawab,” kata ABM.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR