Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar dan Bupati Mamuju Habsi Wahid (kanan) saat kegiatan pembersihan pasar regional Mamuju di Hari Peduli Sampah Nasional di Mamuju pada Jumat, 22 Februari 2019. (Foto: Humas Pemkab Mamuju)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pemkab Mamuju dan Polda Sulawesi Barat (Sulbar) kompak peringati Hari Peduli Sampah Nasional di Mamuju pada Jumat, 22 Februari 2019.

Pemkab Mamuju dipimpin Bupati Mamuju Habsi Wahid dan Polda Sulbar dipimpin Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Sulbar) Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

Kedua institusi dan pimpinannya ini secara bersama-sama menggelar apel di kompleks terminal pasar regional Mamuju. Seusai apel, seluruh personil menyebar ke area pasar di Mamuju untuk melakukan pembersihan.

Bupati Mamuju dan Kapolda Sulbar pun tidak sungkan turut langsung dalam pembersihan, bahkan terlihat sering memungut sampah di depan lods pasar regional Mamuju.

“Kebersamaan ini harus kita perlihatkan ke masyarakat dan kita harus contohkan sehingga akan timbul kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Jika mereka sadar maka dengan sendirinya akan selalu membersihkan lingkungan mereka,” kata Brigjen Pol H. Baharuddin Djafar.

Madaati, seorang Ibu dengan tujuh anak ini sudah 10 tahun mengabdi sebagai petugas kebersihan di Mamuju foro bersama dengan Bupati Mamuju seusai acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Mamuju pada Jumat, 22 Februari 2019. (Foto: Humas Pemkab Mamuju)

Habsi Wahid mengaku mengapresiasi kehadiran jajaran Polda Sulbar dalam mengintervensi penanganan sampah di Mamuju.

“Dengan kehadiran Polri, ini tentu menjadi spirit tersendiri bagi kita dan masyarakat Mamuju untuk membangun kepedulian terhadap penanganan sampah,” ujar Habsi.

Madaati, perempuan yang satu-satunya petugas kebersihan DLHK. Ia telah 10 tahun mengabdi sebagai petugas kebersihan mengaku bersemangat dengan kehadiran Bupati Mamuju dan Kapolda Sulbar. Namun ia menyayangkan kepedulian masyarakat masih minim terhadap sampah yang selalu berserakan.

“Kalau pulangmi lagi ini Bupati dengan Kapolda, pasti nakasi kotor lagi orang. Jadi masyarakat juga harus dikasi sadar,” ungkap Madaati, ibu dari tujuh anak ini. (Tayangan ini Dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju)

HUMAS PEMKAB MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR