Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulbar Andi Farida (kedua kiri) melakukan pemotongan tumpeng pada HBI ke-68 di Mamuju, Jumat, 26 Januari 2018. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Di Hari Bhakti Imigrasi (HBI)   ke-68, Imigrasi Mamuju bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sulbar gelar upacara dan syukuran, Mamuju, Jumat, 26 Januari 2018.

Upacara dan syukuran dilaksanaka di Kantor Imigrasi Mamuju, Jalan Andi Pattana Endeng, Rangas, Mamuju. Hadir Kepala Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulbar Andi Farida beserta jajarannya, Kantor Imigrasi Mamuju, dan Kantor Imigrasi Polman.

Kepada media, Andi Farida mengatakan, semoga HUT Imigrasi ke-68 ini Imigrasi Mamuju dan Polman lebih baik dan melakukan inovasi atau terobosan terobosan baru dalalm menjalankan tugas-tuganya ke depan.

Kami tidak bisa pungkiri, kata Andi Farida, jika tahun-tahun kemarin itu memang agak kurang, tapi sekarang pengawasannya sangat ketat sekali, dan itu mengalami kemajuan.

Andi Farida berharap, semua unsur pimpinan di Imigrasi Mamuju dan Polman dapat menjadi contoh yang baik kepada semua staf.

“Jika ada kesalahan jangan sungkan-sungkan untuk memberikan sanksi,” kata Andi Farida.

Di tempat yang sama, Kepala Devisi Keimigrasian Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulbar Silvester Silaba mengatakan, Imigrasi Mamuju dan Polman selama ini sudah membagun kinerja yang sangat luar biasa, dan itu patut acungi jempol.

“Kerja-kerja imigrasi selama ini sudah bagus, di mana kita akan mendapatkan tambahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru lolos kemarin sebanyak 10 orang,” kata Silvester.

Dari 10 orang itu, katanya, akan kita masukkan ke Imigrasi Mamuju dan Polman, masing masing 5 orang dan ditempatkan di analissi keimigrasian.

Selaku tuan rumah, Kepala Imigrasi Mamuju Teguh Setiadi mengatakan, harapan kami di HUT ke-68 ini, semua program di tahun 2018 dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik pula.

Ia juga menambahkan, dengan adanya imgrasi di Mamuju dapat membantu masyarakat dalam hal pelayanan keimigrasian dan dapat membantu kemajuan perekonomian daerah.

Tahun 2017, kata Teguh, program yang sudah terelialisasi berdasarkan pantauan   dari pusat, penyerapan kita masuk di angka 92 persen.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini