Matriks capaian kerja BKKBN Perwakilan Sulawesi Barat triwulan pertama 2018. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Barat menggelar konferensi pers untuk mempublis terkait capaian kerja BKKBN triwulan pertama, Mamuju, Jumat, 11 Mei 2018.

Acara konferensi pers digelar di lantai II Kantor BKKBN Perwakilan Sulawesi Barat, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, dipimpin oleh Hj. Andi Ritamariani Basharu, Kepala BKKBN Perwakilan Sulawesi Barat.

Kegiatan ini diliput oleh sejumlah wartawan dari pelbagai media massa: cetak, online dan elektronik.

“BKKBN Perwakilan Sulawesi Barat untuk triwulan pertama tahun 2018 mencatat target capaian KB baru per mix kontrasepsi se-Sulawesi Barat sebanyak 23,29 persen,” ungkap Andi Ritamariani Basharu.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulawesi Barat Hj. Andi RitaMariani (kanan). (Foto: Arisman)

Ia menjelaskan, dari 6 kabupaten, angka tertinggi pengguna KB baru ada di Kabupaten Mamuju dengan jumlah 37,81persen, menyusul Kabupaten Majene dengan angka 32,27 persen, kamudian Mamasa 25,66 persen, dan Pasangkayu 20,63 persen, Mamuju Tengah 17,49 persen. Sedangkan Kabupatem Polewali Mandar 15,36 persen.

“Polewali Mandar harusnya memiliki capaiaan yang bagus, di mana memiliki penduduk yang paling banyak di antara kabupaten lainnya. Namun karena kurangnya personil dalam penyuluhan penggunaann KB di lapangan sehingga hasilnya juga sangat kurang,” kata Andi Ritamariani.

Ia tambahkan, untuk Kabupaten Mamasa perolehan capaiannya terhitung rendah itu karena memang akses untuk melakukan sosialisasi terbatas, dan saya sangat aspresiasi dengan capaian yang sudah dicapai saat ini.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR