Fredy Takaya (Kiri), Kabid Statistik Distribusi BPS Sulawesi Barat dalam sebuah jumpa pers di Kantor BPS Sulawesi Barat, Senin, 2 Juli 2018. (Foto: Arisman):

TRANSTIPO.com, Mamuju – Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat, hasil survei harga konsumen di 83 kota di Indonesia pada bulan Juni 2018, Mamuju mengalami inflasi sebesar 0,87 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulawesi Barat  Fredy Takaya saat menggelar jumpa peras di Kantor BPS Sulawesi Barat, Jalan Martadinata Nomor 10 Mamuju, pukul 12.00 WITA, Senin, 2 Juli 2018.

Data BPS Sulawesi Barat menunjukkan, hasil survei harga konsumen dari 82 kota di Indonesia bulan Juni 2018 mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi berada di Kota Tarakan, Kalimantan Timur, yaitu 2,71 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 146,13 persen, dan terendah di Kota Medan dan Pekanbaru, yaitu 0,01 persen.

“Mamuju yang mengalami inflasi 0,87persen bulan Juni 2018 menempati urutan ke-27 dari 82 kota yang disurvei yang juga semuanya mengalami inflasi,” terang  Fredy Takaya.

Ia menyambung, inflasi di Mamuju terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,34 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar 0,45 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,05 persen.

Kelompok sandang sebesar 0,57 persen, dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebeaar 1,11 persen. Sedangkan kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga relatif stabil atau tidak mengalami perubahan.

“Tingkat perubahan indeks tahun kalender Juni 2018 di Mamuju, inflasi sebesar  1,60 persen, sedangkan jika dilihat dari perubahan indeks tahun ke tahun, Juni 2018 ke Juni 2017, inflasinya sebesar 2,68 persen,” tutup Fredy Takaya.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR