Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulawesi Barat Fredy Takaya (tengah) saat menggelar jumpa pers, Rabu, 1 Agustus 2018. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Berdasarkan hasil rilis yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat, hasil survei harga konsumen di 83 kota di Indonesia pada bulan Juli 2018 disebutkan Mamuju mengalami inflasi sebesar 0,14 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulawesi Barat  Fredy Takaya dalam sebuah jumpa peras yang digelar di Kantor BPS Sulawesi Barat, Jalan Martadinata Nomor 10 Mamuju, pukul 12.00 WITA, Senin, 1 Agustus 2018.

Data BPS Sulawesi Barat menunjukkan, hasil survei harga konsumen dari 82 kota di Indonesia di bulan Juli 2018 menunjukkan 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi berada di Kota Sorong yaitu 1,45 persen dan terendah di Kota Surabaya, yaitu 0,03 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Ambon yaitu 1,45 dan terendah yaitu 0,01 persen.

“Mamuju mengalami inflasi 0,14 persen bulan Juli 2018 atau menempati urutan ke-49 dari 65 kota yang mengalami inflasi dari 82 kota yang disurvei,” terang  Fredy Takaya.

Disebutkan, inflasi di Mamuju terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran: yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen; kelompok sandang sebesar 0,02 persen.

Kelompok pendidikan; rekreasi dan olah raga sebesar 4,34 persen; kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,48 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0, 66 persen, dan kelompok bahan makanan jadi, miniman, rokok, tembakau sebesar 0,30 persen dan kelompok kesehatan sendiri cenderung stabil.

“Tingkat perubahan indeks tahun kalender Juli 2018 di Mamuju, inflasi sebesar  1,74 persen. Sedangkan jika dilihat dari perubahan indeks tahun ke tahun, Juli 2018 ke Juli 2017, inflasinya sebesar 2,75 persen,” tutup Fredy Takaya.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR