BIN Daerah Sulbar Gelar Vaksinasi Serantak di Lima Kabupaten

423

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Intelijen Negara (BIN), Daerah Sulawesi Barat (Sulbar), kembali melakukan vaksinasi di tengah-tengah masyarakat.

Vaksinasi kali ini serentak dilakukan di 5 Kabupaten, antara lain : Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar (Polman) ada dua titik. Kamis, 28 Oktober 2021.

Sedangkan untuk Kabupaten Mamasa, Majenek dan Pasangkayu satu titik.

Untuk Mamuju, berlokasi di Kelurahan Sinyonyoi dan SMPN 1 Mamuju.
dan Polman, berlokasi di Ponpes Nu-Ma’arif dan SMK Campalagian.

Mamasa, berlokasi di Kecamatan Tabulahan, Majenek, di SMP 1 Majenek. sedangkan Pasangkayu berlokasi di Kecamatan Lariang.

Kepala BIN Daerah Sulbar, Sudadi menyampaikan, untuk Vaksinasi serentak di 5 Kabupaten tersebut akan menargetkan 5.500 dosis Vaksin, jenis Sinovac, dengan menyasar langsur secara door to door kepada Masyarakat dan pelajar.

“Kita juga sasar pelajar karena progres vaksinasinya masih rendah,” ujar Sudadi usai membuka giat vaksinasi di kantor Kelurahan Sinyonyoi, Kalukku.

Vaksinasi Covid-19 perlu digenjot demi mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. Kata Sudadi, Apalagi, sambungnya, Desember mendatang diperkirakan bakal ada varian baru Covid-19.

Berdasarkan data, progres vaksinasi di Sulbar sendiri baru mencapai 35 persen. Melihat progres itu, Sudadi akan menargetkan bisa mencapai 70 persen pada Desember 2021.

Selain itu, terpantau, Kepala BIN daerah Sulbar itu, juga berkesempatan memantau langsung vaksinasi di Kelurahan Sinyonyoi secara door to door.

Sementara di tempat yang sama, Lurah Sinyonyoi Abdul Rasyid juga menyampaikan terima kasih nya kepada BIN daerah Sulbar dengan adanya giat vaksinasi tersebut.

“Kami mengapresiasi, sekaligus berterima kasih atas kegiatan ini,” Ungkap Abdul Rasyid.

ditempat sama, seorang warga Sinyonyoi, yakni Jamaluddin (63) juga mengaku, bahwa baru pertama kali dirinya menerima vaksin tersebut.

Sebab menurutnya, banyaknya informasi yang tidak jelas, soal vaksin, sehingga membuat Jamaluddin selama ini enggan untuk mengikuti program pemerintah.

“Banyak info yang bikin takut-takut, tapi sekarang saya sudah berani, Apalagi sudah ada juga pemahaman dari kesehatan,” papar Jamaluddin.

Hingga siang hari, tercatat sudah ada ratusan orang menerima vaksin jenis Sinovac dari BIN.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini