Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (kedua kanan) bersama Bupati Mamuju Tengah HM Aras Tammauni (ketiga kanan) saat pembukaa MTQ ke-7 di Topoyo, Sabtu, 5 Mei 2018. (Foto: Ruli Syamsil)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Hujan turun mengguyur kota Topoyo, Mamuju Tengah, sejak Sabtu sore, 5 Mei 2018, mulai sekitar pukul 16.00 WITA. Hujan yang tak deras-deras amat itu mulai reda di waktu akhir petang, persis di saat ba’da magrib tiba.

Sebelum seremoni pembukaan MTQ berlangsung, di arena Benteng Kayumangiwang, Topoyo, telah tumplek warga yang datang dari berbagai arah.

Ratusan kendaraan terparkir di dalam dan di luar lapangan beteng yang luas itu. Topoyo atau umumnya daerah Mamuju Tengah sudah akrab dengan cuaca panas dengan suhu menyengat.

Tapi dengan turunnya hujan sejak sore itu, terlebih ketika ada tambahan gerimis di detik-detik jelang acara pembukaan, turut membantu ribuan orang yang duduk dan berdiri dalam lapangan benteng itu.

Hingga usai sekitar pukul 23.00 WITA, jalannya seremoni MTQ ini berlangsung hikmad dan sukses.

Panggung utama MTQ ke-7 tingkat Sulawesi Barat di Topoyo, Sabtu, 5 Mei 2018. (Foto: Ruli Syamsil)

Bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) mulai dikibarkan, pertanda kegiatan MTQ dimulai.

Kafilah dari lima kabupaten dan tuan rumah (Mamuju Tengah) memasuki arena musbaqah. Di tribun utama tampak Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Sekprov Sulawesi Barat Ismail Zainuddin, Bupati Mamuju Tengah HM Aras Tammauni, dan Wakil Bupati Mamuju Tengah HM Amin Jasa.

Tampak pula Ketua DPRD Mamuju Tengah Arsal Aras Tammauni dan Sekkab Mamuju Tengah Askary, kini Ketua LPTQ. Pejabat forum komunikasi pimpinan daerah melambaikan tangan saat kafilah melintas di depan tribun utama tersebut.

Menutup seremoni pembukaan MTQ, ada gelaran tarian kolosal oleh putra-putri terbaik Mamuju Tengah. Tarian ini memukau para undangan dan masyarakat yang menyaksikan acara pembukaan musabaqah.

Durasi tarian ini pun sedikit agak lama. Juga ada penanpilan Marawis dari Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Dekorasi panggung MTQ yang didesain oleh Pijar Production, milik Muhaimin Faisal, ini begitu indah dan menarik pandangan mata. Setidaknya, inilah persembahan masyarakat dan Pemerintah Mamuju Tengah yang baru pertama kali menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

Ketua LPTQ Sulawesi Barat Ismail Zainuddin dalam sambutannya mengatakan, melalui MTQ ini diharapkan menjadi ajang meraih prestasi terbaik bagi Qari dan Qariah.

Kegiatan MTQ ini merupakan kebangkitan bagi Qori dan Qoriah untuk meraih prestasi,” kata Ismail Zainuddin.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat Muhdin memberikan apresiasi kepada tuan rumah, “Utamanya dukungan dari Bupati Mamuju Tengah,” sebut Muhdin. Pelaksanaan MTQ ini menjadikan kegembiraan tersendiri bagi Kemenag Sulawesi Barat.

MTQ tidak hanya sekedar syiar Islam, tapi juga meningkatkan hubungan persaudaraan. Alquran, lanjutnya, harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pihaknya juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas gerakan pembinaan Alquran melalaui TPA, TPQ, dan gerakan salat subuh yang digagas oleh Kapolda Sulawesi Barat dengan jajaran Pemkab Mamuju.

Para tamu undangan di ruang VIP saat pembukaan MTQ ke-7 tingkat Sulawesi Barat di Topoyo, Sabtu, 5 Mei 2018. (Foto: Ruli Syamsil)

Bupati Mamuju Tengah HM Aras Tammauni mengatakan, MTQ ini dalam rangka membina Qari dan Qariah. Memilih yang terbaik untuk mewakili Sulawesi Barat ke tingkat nasional.

“Yang terpenting adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat. Tidak hanya disikapi secara seremonial semata, tapi membina ukhuwah Islamiah dalam rangka syiar Islam di Kabupaten Mamuju Tengah. Melalui MTQ kita tegakkan Islam yang ramah, yang sejuk,” ujar mantan Ketua DPRD Sulawesi Barat ini.

Usai pembukaan secara resmi, tidak ada mata lomba yang digelar. Sejumlah mata lomba kecuali musabaqah, digelar di berbagai tempat terpisah seperti hafidz 1 juz, 5 juz dan 10 juz di Masjid Raya Topoyo.

Pantauan transtipo.com, musabaqah sendiri digelar pada malam kedua pasca pembukaan di panggung utama arena MTQ.

ISHAKA MUH. TOIB

TINGGALKAN KOMENTAR