Gusnia (58), Lansia Miskin di Topoyo Tak Terima BLT

906
Gusnia (58 tahun), perempuan lansia di Topoyo, Kabupaten Mateng yang tidak terima BLT. (Foto: Ruly)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) single parent alias janda yang telah lanjut usia (lansia) di Mamuju tengah (Mateng), berharap dapat menerima bantuan subsidi BBM tahun 2022.

Gusnia (58 tahun) adalah seorang warga di Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo, Mateng, Sulbar.

Dikonfirmasi pada Kamis, 15 September 2022, Gustia mengatakan bantuan BLT desa di tempatnya pernah sempat ia terima selama 3 bulan pada tahun 2020.

“Sempat terima BLT desa 3 kali, tapi selanjutnya sudah tidak ada lagi,” ujar Gustia.

Selanjutnya, katanya, namanya terhapus dalam daftar penerima BLT tunai itu. Ia bilang, puluhan warga penerima BLT di desanya yang bersamaan dengan dirinya waktu itu masih terus menerima, sampai sekarang.

“Saya tidak tahu waktu itu kenapa warga yang lain masih terus menerima, sedangkan nama saya terhapus, hanya 3 kali terima BLT itu,” ujarnya.

Pada tahun 2020 lalu itu, cerita Gusnia, suaminya, Idris (70 tahun) masih ada.

“Sekarang beliau sudah tidak ada,” mengungkapkan bahwa saat itu suami tercintanya Idris (70) masih hidup, namun kini Ia sudah tiada.

“Saat itu bapak masih hidup, tapi sekarang sudah tidak ada, sudah meninggal, kalau anak-anak sudah berkeluarga sendiri,” terang Gusnia.

Gusnia tahu bahwa akan ada pembagian BLT BBM bagi warga tidak mampu. Ia berharap dirinya bisa terima BLT BBM tersebut.

Di gubuknya yang tua seiring umurnya yang makin menuai itu, Gusnia tinggal ditemani anak bungsunya yang sudah berkeluarga.

Ia juga berharap pemerintah beri perhatian perbaikan rumahnya.

“Mudah-mudahan suatu saat dapatki juga bantuan perbaiki rumah,” ujarnya, lirih.

RULY SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini