Anwar Laumma (kiri), calog petahana yang gagal pada Pemilu 2019. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Pemilu 17 April 2019 membuat tidak sedikit caleg petanana harus tersingkir dari kursi dewan yang diduduki sebelumnya. Setidaknya, dari imputan data hasil perolehan suara yang caleg petahana pegang, raihan suara sementara mereka “minim” untuk mengantarkan dirinya duduk kembali di DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Salah satu caleg petahana yang tersingkir di DPRD Mateng periode berikutnya adalah Anwar Laumma. Anwar adalah caleg petahana dari Partai Golkar. Ia bertarung dapil 1 (Kecamatan Topoyo dan Tobadak). Niatnya kembali menjadi Anggota DPRD Mamuju Tengah periode 2019-2024 tidak terwujud lantaran perolehan suara pribadinya tidak signifikan.

Melihat kenyataan ini, Anwar Laumma mengakui dirinya harus menerima hasil pesta demokrasi lima tahunan ini. “Apapun hasilnya itu adalah pilihan rakyat yang harus dihormati,” aku Anwar.

“Tidak ada yang salah di sini. Partai dan caleg termasuk tim sudah bekerja maksimal untuk meraih dukungan atau simpati masyarakat. Teman-teman sudah bekerja keras. Masalah kalah dan menang itu sudah memang jalan berdemokrasi. Kita harus siap menang juga harus siap kalah,” ujar Anwar Laumma pada Jumat, 26 April di Warkop Komunitas Penikmat Kopi atau yang lebih dikenal NewKPK Topoyo.

Anwar mengatakan, kalau pun dirinya tidak lagi duduk sebagai anggota DPRD, berarti sebagian masyarakat yang dulunya mendukung dan memperjuangkannya sudah tidak lagi mempercayainya, atau kurang kepercayaan kepada kita sehingga mereka berpindah pilihan ke caleg lain.

“Jangan sampai kita menyalahkan karena itulah, inilah, itu salah,” katanya.

Yang benar itu, lanjut Anwar, kita tidak lagi dipercaya sebahagian rakyat sehingga dukungannya beralih. “Bisa jadi masyarakat menganggap bahwa kita gagal membawa dan memperjuangkan aspirasi sehingga sebagian beralih dukungan.

Cukup ini dijadikan pelajaran dan introspeksi diri, baik yang gagal duduk kembali maupun yang terpilih untuk duduk di DPRD sebagai wakil rakyat,” jelas Anwar Laumma.

Ia berharap, semoga yang terpilih betul-betul dapat membawakan amanah yang diberikan oleh masyarakat.

“Saya mengajak kepada teman-teman untuk menerima kekalahan kita secara lapang dada. Ini menjadi pelajaran berharga buat saya pribadi. Berarti ada yang perlu diperbaiki,” ujarnya, jujur.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR