Sekretaris DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sakaria. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Dalam waktu dekat ini anggota DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) untuk masa periode 2019-2024 akan dilantik. Para wakil rakyat ini akan segera pula pakai jas baru dan pin emas yang baru.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin, 26 Agustus 2018, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mateng Sakaria mengatakan, terkait pembelanjaan atribut berupa pin emas dan baju Jas untuk anggota DPRD Mateng yang terpilih, memang anggarannya sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda).

“Anggaran pembelanjaan pin emas dan jas yang akan dikenakan 25 anggota dewan saat pelantikan, memang ini sudah diatur dalam Perda, dan ini sudah ada,” ungkap Sakaria.

Menururnya, untuk pin emas sendiri yang beratnya setiap pin itu 7 gram dengan harganya 7 jutaan rupiah per pin. “Atribut ini yang akan dikenakan tiap anggota dewan saat pelantikan nanti. Jadi 25 anggota dewan kali 7 juta,” ujar Sakaria.

Pakaian resmi anggota dewan berapa?

Sedangkan baju untuk setiap anggota dewan ada empat macam, Sakaria menambahkan, yakni pakaian dinas harian (PDH), Pakaian Sipil Resmi (PSR), Pakaian Sipil Lengkap (PSL), dan Pakaian Sipil Harian (PSH). “Jumlahnya semua ada lima, karena untuk baju PDH itu tiap anggota dewan ada dua buah, sehingga empat macam tapi jumlahnya ada lima,” urainya.

Pin emas dan jas bagi anggota dewan, jumlah anggarannya berapa?

“Untuk baju per orang sendiri persisnya saya tidak tahu berapa sebab daftar DPA-nya ada di bendahara, tapi yang masih saya sempat ingat karena sempat lihat DPA-nya di bendahara, untuk baju PSL-nya per orang sekitar Rp4,5 juta. Baju PSR di bawahnya lagi,” jawab Sakaria.

Ia menambahkan, tapi anggaran keseluruhan baju untuk 25 anggota DPRD Mateng sekitar Rp100 juta lebih, diluar anggaran pin emas.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR