TRANSTIPO.com, Tobadak – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Satelit Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) saat ini tampak sepi setelah 2 orang petugas perawat dinyatakan positif Covid-19.

Lantaran itu maka pihak RS Satelit Mateng menutup sementara seluruh pelayanan sejak Kamis, 28 Januari 2021 hingga beberapa hari kemudian.

Laman ini coba mengonfirmasi salah seorang pasien yang terkonfirmasi yang senjalani isolasi di RS tersebut, namun hasilnya nihil.

Tiga orang perawat yang kerap berpindah ruangan di rumah sakit tersebut, namun tak seorang pun di antara mereka yang bersedia diwawancara.

“Maaf, kami tidak berani pak, takut salah, kalo mauki langsungki ke pimpinan pak.” Hanya itu keterangan pendek yang diungkapkan oleh salah seorang perawat kepada kru laman ini, Kamis, 28 Januari 2021.

Seorang dokter yang sedang bertugas di depan ruangan isolasi pasien coba dimintai keterangan, namun tak beroleh respon yang memadai.

Parahnya, sang dokter ini melarang pengambilan gambar di ruang isolasi.

“Izin dulu dengan pimpinan RSUD Satelit (Dr. Pattonrengi),” kata dokter itu singkat.

Ia hanya beri keterangan tambahan, memang ada pasien yang dirawat. Segala identitas dan perkembangan pasien Covid-19 tersebut ditutupi sama sekali.

“Maaf, kami tidak bisa memberikan nama serta info yang diminta, dan tidak mengizinkan mengambil gambar di sini. Mohon maaf, pak harus konfirmasi terlebih dahulu oleh pimpinan,” kata dokter tersebut.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR