Yustira Yulianus, pembawa bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI ke-75, 17 Agustus 2020. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.COM, Mamasa – Tiga anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Mamasa 2020, telah bertugas mengibarkan sang Merah Putih di halaman Kantor Bupati Mamasa pada peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2020.

Masing-masing Rifky Patta, Yustira Yulianus dan Rama Dirgah. Ketiganya berasal dari SMA Negeri 1 Mamasa.

Yustira Yulianus, terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih. Ia lahir di Leko, Kecamatan Rantebulahan Timur (Rantim) pada 3 September 2003. Kini duduk di bangku kelas tiga SMA.

Didamping dua lelaki, Rifky Patta asal SMA Negeri 1 Mamasa, sekaligus pembentang bendera dan Rama Dirgah bertugas sebagai komandan kelompok, Yustira tampil apik menjalankan tugasnya sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Foto bersama Paskibra, Pembina Paskibra dan Komandan upacara, Senin 17 Agustus 2020. (Foto: Wahyu)

Meski pengibaran pada tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, namun semangat ketiga penggerak bendera tak surut dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi semangat tetap berkobar untuk indonesia tercinta,” kata Yustira, ketika dikonfirmasi usai mengibarkan bendera Merah Putih, pagi tadi.

Yustira merupakan Purna Paskibra pada tahun 2019 lalu, lantaran masa pandemi Covid-19, sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa meberlakukan sejumlah protokol untuk pengibaran bendera Merah Putih. Termasuk seleksi anggota baru.

Foto bersama dengan pembina Paskibra, Brigpol Ilham Masbumi, usai melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih. (Foto: Wahyu)

Pemda Mamsa, membatasi jumlah peserta upacara, menjaga jarak antara satu sama lain bagi peserta upacara, menggunakan masker hingga hanya menggunakan delapan anggota Paskibrak yang merupakan purna tahun 2019 lalu.

“Yang pasti bangga bisa terpilih lagi sebagai pengibar bendera,” ujarnya.

Yustira berharap, seiring peringatan HUT RI ke-75, virus corona pun berlalu agar masyarakat indonesia secara umum tak lagi resah.

“Semoga duka Indonesia cepat terobati Amin,” tandasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR